Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Komitmen nyata dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI. Komando Distrik Militer (Kodim) 0306/50 Kota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Limapuluh Kota resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD/N) ke-129 pada Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Lapangan Wisata bola kaki Andi Torang, Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau Sumatera Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur terintegrasi, meliputi jajaran TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Basarnas, Damkar, FKPPI, serta mahasiswa dan pelajar SD hingga SMA yang diutus sebanyak 22 orang per institusi.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Zaimar Hakim. Kepada awak media, Zaimar menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan TMMD/N ke-129 ini, terutama dalam membuka akses jalan penghubung guna memperlancar mobilitas antar-kedua nagari.
Program pengabdian masyarakat berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Fokus utama TMMD kali ini diarahkan pada pembukaan akses jalan baru untuk menghubungkan wilayah terisolasi sekaligus mendongkrak potensi perekonomian dan pariwisata daerah.
Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan untuk bergotong-royong bersama masyarakat setempat. Sasaran fisik utama program ini adalah pembukaan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter, yang dilanjutkan dengan pengerasan menggunakan material sirtu.
Jalur baru tersebut membentang membelah perbukitan dari Jorong Buluah Kasok menuju Jorong Aia Putiah.
“Kehadiran jalan baru ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh menuju jalan utama Sumatera Barat–Riau secara drastis, dari yang semula memakan waktu 1,5 jam menjadi hanya sekitar 15 hingga 20 menit saja. Ini merupakan jawaban atas kerinduan panjang masyarakat akan akses mobilitas yang layak,” ujar Letkol Inf Adi Nofriadi Nata.
Selain infrastruktur jalan, TMMD ke-129 ini juga menyasar pembangunan lima titik gorong-gorong, penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, serta sasaran tambahan berupa bedah rumah lewat pembangunan tujuh unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu.
Tidak hanya pembangunan fisik, program non-fisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan, dan pertanian juga intensif diberikan kepada masyarakat sepanjang operasi berlangsung.
Pihak Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama unsur Forkopimda memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi TNI dalam membangun nagari.
Pemilihan Lapangan Wisata Andi Torang sebagai pusat kegiatan juga dinilai strategis untuk sekaligus mempromosikan potensi wisata alam tersembunyi yang ada di Nagari Buluah Kasok.
Melalui kolaborasi lintas sektoral antara TNI, Pemerintah Daerah, BPBD Limapuluh Kota, jajaran Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat, TMMD ke-129 diharapkan mampu menjadi katalisator kesejahteraan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan menguatkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Luhak Limopuluh.






