Payakumbuh,Sumbar24jam.com – Demam Piala Dunia 2026 benar-benar melanda Kota Payakumbuh. Ratusan pencinta sepak bola tumpah ruah memadati Alun-Alun Tugu Adipura di jantung pusat kota, untuk menyaksikan laga sengit babak perempat final antara Spanyol berhadapan dengan Belgia pada Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB.
Antusiasme luar biasa dari masyarakat ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Payakumbuh yang memberikan dukungan penuh dengan menggelar nonton bareng (nobar) menggunakan fasilitas videotron luar ruang.
Langkah pemko ini langsung disambut hangat oleh warga yang haus akan hiburan olahraga berkelas dunia.
“Kami sangat senang dan mengapresiasi kegiatan yang disupport oleh Pemko Payakumbuh ini, dengan diizinkannya nonton bareng lewat videotron di alun-alun kota, atmosfer pertandingannya menjadi jauh lebih terasa,” ujar salah seorang pengunjung dengan penuh semangat kepada awak media.
Tingginya animo masyarakat membuat kawasan sekitar Tugu Adipura padat merayap, guna menjaga ketertiban, puluhan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishut) Kota Payakumbuh bersiaga penuh di lapangan untuk mengatur arus kendaraan hingga melakukan pengalihan dan penutupan jalur utama lalu lintas saat detik-detik pertandingan dimulai pukul 02.00 WIB.
Ketegangan pertandingan laga Spanyol vs Belgia di Layar Lebar mengipnotis ribuan mata menonton saat pertandingan digelar, Riuh penonton pecah saat menyaksikan jalannya laga dramatis di Stadion SoFi, California, Amerika Serikat tersebut. Spanyol berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ke-30 lewat gol Fabián Ruiz.
Namun, tensi nobar sempat menegang ketika pemain Belgia, Charles De Ketelaere, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan kepala sesaat sebelum turun minum.
Keriuhan warga Payakumbuh akhirnya memuncak pada menit ke-88.
Memanfaatkan momentum cederanya kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, gelandang Spanyol Mikel Merino sukses menyarangkan gol penentu kemenangan. Skor berakhir 2-1 untuk kemenangan Tim Matador, sekaligus mengunci tiket Spanyol menuju babak semifinal untuk menantang Prancis.
Di balik keseruan di lapangan hijau, agenda nobar ini menjadi ladang rezeki berlimpah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner malam di Kota Payakumbuh. Lapak-lapak pedagang kaki lima di sekitar alun-alun laris manis diserbu pengunjung yang berjaga hingga subuh.
Menu khas lokal seperti lontong malam dan teh talua (teh telur) menjadi hidangan favorit penonton untuk menghangatkan badan di tengah cuaca malam. Kehadiran acara ini dinilai sukses menggerakkan roda ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Melihat kesuksesan agenda ini, para pencinta sepak bola di Payakumbuh menaruh harapan besar untuk partai final mendatang. “Untuk partai puncak nanti, kami sangat berharap Bapak WaliKota Payakumbuh beserta jajaran bisa hadir langsung dan menggelar nobar yang jauh lebih besar lagi bersama masyarakat,” harap warga masyarakat saat menghadiri pertandingan dimainkan.
Dipenutup Euforia Piala Dunia di Tugu Adipura dipastikan akan terus berlanjut, berdasarkan jadwal resmi, dua laga perempat final berikutnya akan kembali bergulir pada Minggu, 12 Juli 2026, yang mempertemukan Norwegia vs Inggris pada pukul 04.00 WIB, disusul duel raksasa Argentina vs Swiss pada pukul 08.00 WIB.
( Reporter Arul )





