Amy Anas” Nawaitu “, Pulang Ke Kampung Ingin Bangun Kampung Halaman

Sumbar24jam.com|Pessel-Keputusan untuk pulang kampung dan ikut membangun nagari adalah langkah mulia yang mengakar kuat pada filosofi Minangkabau: “Saiyo sakato, basamo membangun nagari”.

Filosofi ini sepertinya mengakar pada sosok Hj. Efrida Erawati, SE yang lebih dikenal dengan Amy Anas, menyatakan pulang kampung dan berinvestasi ikut membangun kampung halaman.

Sosok Amy Anas adik kandung ( bungsu) perempuan dari salah satu tokoh di Kabupaten Pesisir Selatan dan Sumatera Barat Drs. Novrial Anas, MA ( Alm) alias Yan Anas, mantan pejabat bea cukai
Lahir di Painan Amy Anas anak kemanakan dari Drs. H. Syafrizal Ucok,MM, Datuk Nan Batuah, suku Panai ini besar di perantauan tidak lupa dengan kampung halaman Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Himbauan hati nurani ” Nawaitu ” tanpa ada paksaan dan tanpa ada kepentingan apapun, Amy Anas ingin pulang ke kampung halaman, untuk membangun nagari.

Tinggalkan kampung halaman nya tidak lantas begitu saja melupakan kampung halaman dimana dilahirkan, kecintaan terhadap kampung halaman membawa langkah hati nurani pulang ke kampung halaman Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Memiliki usaha properti di rantau, dan telah memiliki pengalaman di bidang pembangunan ribuan rumah bersubsidi dan rumah komersial di Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat, Amy Anas ingin bangun kampung halaman dengan membangun rumah unit rumah subsidi bagi ASN dan Polri secara bertahap di Kabupaten Pesisir Selatan.

Komisaris Utama PT. Anastra Bangun Sarana Properti Amy Anas menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi pada pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya pada Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni telah memberikan kesempatan berinvestasi di kampung halaman.

Amy Anas menyampaikan, jika maksud tujuan pulang ke kampung halaman ingin memperkenalkan anak keturunan nya kampung halaman, sekaligus melanjutkan usaha pembangunan perumahan yang telah dirintis, dan bisa di lanjutkan oleh putra putri nya di Pesisir Selatan ke depanya.

” Insya Allah, Saya berniat tanpa ada kepentingan apapun, dari dalam hati saya ingin pulang ke kampung halaman untuk ikut berkontribusi membangun kampung halaman, ” tutur nya.

Lebih lanjut, melalui investasi ini sama artinya dengan memberikan kontribusi dalam mendukung pembangunan di kampung halaman, ikut membuka lapangan pekerjaan.

Kemajuan pembangunan nagari ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah semata, peran aktif dan dukungan dari seluruh perantau juga memiliki pengaruh besar ikut menentukan maju dan mundurnya nagari, Kabupaten Pesisir Selatan.( Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *