Sumbar24jam.com|PESISIR SELATAN – Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, H. Hendrajoni, meminta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, agar mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan.
Permintaan tersebut disampaikan Hendrajoni saat memberikan pidato dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2026–2029, yang berlangsung di Gedung Painan Convention Center (PCC), Painan, Senin (2/11/2026).
Dalam pidatonya, Hendrajoni menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan organisasi profesi wartawan. Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Bupati secara khusus meminta Kadis Kominfo Pessel, Wendi, untuk memperhatikan kebutuhan organisasi PWI melalui penganggaran yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jangan biarkan wartawan lapar,” demikian pesan Hendrajoni yang menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan insan pers.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan dalam momentum pelantikan pengurus PWI Pessel yang baru. Perhatian terhadap kesejahteraan wartawan dinilai penting agar para jurnalis dapat menjalankan tugas secara profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
Pers dan Pemerintah Perlu Bersinergi
Pelantikan Pengurus PWI Pessel masa bakti 2026–2029 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kemitraan antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Pers memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, pemerintah daerah membutuhkan pers sebagai mitra komunikasi publik sekaligus pihak yang menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Dukungan pemerintah terhadap organisasi wartawan diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat di Kabupaten Pesisir Selatan.
Meski demikian, dukungan anggaran bagi organisasi pers harus tetap dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa mengurangi independensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
Dengan dilantiknya kepengurusan PWI Pessel periode 2026–2029, diharapkan sinergi antara pers dan pemerintah daerah semakin kuat, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, serta kepentingan masyarakat.(*)
![]()












