Sumbar24jam.com|Pessel-Sebanyak 28 atlet karate Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) siap membawa nama daerah pada Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Karate Se-Sumatra yang digelar di Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, 28 hingga 31 Agustus 2026.
Kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Pesisir Selatan tersebut secara resmi dilepas oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, bersama jajaran Pengurus Cabang (Pengcab) FORKI Pessel, di Sekretariat KONI Pessel, GOR Zaini Zain Painan, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi KONI Pessel untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet yang akan menghadapi persaingan karate tingkat regional Sumatra.
Ketua Umum KONI Pesisir Selatan, M. Adli, menegaskan bahwa setiap atlet yang turun bertanding membawa nama Kabupaten Pesisir Selatan.Karena itu, ia meminta seluruh atlet tampil penuh percaya diri, menjaga disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kalian bukan hanya bertanding untuk diri sendiri,tetapi membawa nama Pesisir Selatan. Tunjukkan bahwa atlet-atlet kita mampu bersaing dan memberikan yang terbaik. Jaga nama baik daerah, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan,” pesan M. Adli.
Menurutnya, hasil pertandingan memang penting, namun proses dan mental bertanding juga menjadi bagian yang tidak kalah berharga dalam membangun atlet berprestasi.Para atlet diharapkan menjadikan Kejurwil tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, jangan mudah menyerah dan jangan terbebani dengan hasil.Fokus pada pertandingan, ikuti arahan pelatih dan keluarkan kemampuan terbaik yang sudah dipersiapkan.Kalau kita tampil disiplin dan percaya diri,insyaallah prestasi akan mengikuti,” ujarnya.
M. Adli juga berharap Kejurwil Karate Se-Sumatra dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi atlet karate Pesisir Selatan, terutama dalam menghadapi agenda olahraga yang lebih besar di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman dan evaluasi. Apa yang didapat di sini nantinya menjadi bahan untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan. Harapan kita, atlet-atlet Pessel terus berkembang dan mampu mengukir prestasi yang membanggakan daerah,” tambahnya.
Adli menerangkan,sebanyak 28 atlet yang diturunkan FORKI Pesisir Selatan akan didampingi Pelatih Dede,Berlian serta Manajer/Ofisial Rino Marzuki, S.Pd., dibawah arahan Sekretaris Forki Pessel Daryulisman,SH.,M.I.kom
Pada Kejurwil tersebut, para karateka Pessel akan turun pada sejumlah nomor pertandingan, di antaranya Kata perorangan dan beregu putra maupun putri, serta Kumite perorangan dan beregu pada berbagai kelas sesuai kategori berat badan.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang uji kemampuan dan evaluasi bagi atlet karate Pesisir Selatan.Pengalaman bertanding di tingkat regional diharapkan dapat meningkatkan mental, kemampuan teknis serta kepercayaan diri para atlet,”terang Adli.
Di akhir pembicaraan Adli menambahkan,selain mengejar prestasi di Kejurwil, keikutsertaan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan FORKI Pesisir Selatan menghadapi agenda olahraga berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Dengan semangat dan persiapan yang telah dilakukan, kontingen FORKI Pesisir Selatan di harapkan mampu optimistis memberikan penampilan terbaik, bersaing secara sportif dan membawa pulang prestasi untuk Kabupaten Pesisir Selatan.
28 karateka Pessel berangkat membawa satu tekad,bertanding dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, dan mengukir prestasi di pentas Karate Se-Sumatra,”pungkas M.Adli.(*)






