Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Voli Jorong Pandam Keramat, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Rabu,(19/8/2026)
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa sangat spesial bagi masyarakat setempat. Pasalnya, perayaan hari jadi bangsa tahun ini berkolaborasi langsung dengan kegiatan Reses Masa Persidangan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drh. Nela Abdika Zamri, S.KH., M.M., M.Si.
Drh. Nela Abdika Zamri merupakan srikandi politik dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang kini duduk di Komisi III DPRD Sumbar untuk periode 2024–2029. Anggota legislatif petahana yang mengantongi 18.642 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar 5 (Lima Puluh Kota & Payakumbuh) ini, sengaja memboyong kegiatan resesnya agar bisa membaur langsung dalam pesta rakyat bersama konstituen di tingkat akar rumput.
Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi acara sejak pagi hari. Guna membakar semangat kemerdekaan, agenda serap aspirasi ini dikemas menarik dengan konsep pesta rakyat yang menyajikan aneka kuliner gratis.
Pihak panitia memberdayakan para pedagang keliling dan ibu-ibu setempat untuk menyajikan ragam makanan tradisional. Seluruh masyarakat yang hadir bebas menikmati hidangan tersebut tanpa dipungut biaya. Kegiatan makan bersama ini sukses menciptakan rasa kebersamaan dan mencairkan jarak antara pejabat daerah dan warga.
Selain dihadiri langsung oleh Drh. Nela Abdika Zamri, agenda ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat setempat. Tampak hadir Wali Nagari Tanjung Gadang, Zamhar, beserta seluruh jajarannya.
Tidak ketinggalan, barisan Ninik Mamak, Bundo Kanduang, para pemuka adat, serta kelompok pemuda ikut andil menyukseskan jalannya acara dari awal hingga akhir.
Tokoh pemuda Jorong Pandam Keramat, Syafwanil Arif yang akrab disapa Alim, menyampaikan apresiasi mendalam atas kedatangan srikandi Golkar tersebut.
“Kami sangat bangga atas kehadiranAnggota DPRD Provinsi ke kampung kami,”tegasnya.
Melalui momen ini, silaturahmi dan hubungan emosional antara wakil rakyat dengan masyarakat dapat selalu terjaga dengan erat,” ujar Alim di sela-sela acara.
Lebih lanjut acara inti diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Warga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai keluhan, kebutuhan fasilitas, serta aspirasi pembangunan daerah.
Selepas protokoler formal dan dialog, suasana malam berganti menjadi panggung pertunjukan seni budaya yang memukau. Muda-mudi setempat unjuk gigi menampilkan tari tradisional Minangkabau yang anggun.
Ketegangan dan rasa takjub penonton sempat memuncak saat seniman tuan rumah menampilkan atraksi Debus—sebuah seni bela diri ekstrem yang mempertontonkan kekebalan tubuh. Sebagai pamungkas, malam kebersamaan tersebut ditutup manis dengan alunan Dendang Saluang yang menghibur warga hingga larut dalam kegembiraan.







