TMMD Ke-129 Kodim 0306/50 Kota di Buluh Kasok Resmi Ditutup, Kobarkan Semangat Gotong Royong

Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026).

Setelah berlangsung selama 30 hari penuh sejak pertengahan Juli lalu, program sinergi ini sukses merampungkan berbagai pembangunan fisik dan nonfisik demi kesejahteraan masyarakat.

Upacara penutupan digelar di Lapangan Bola Kerta Wahana Sarilamak (KWS) dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Nagari”. Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Danyonif 131/BRS Letkol Inf Indra Agus, dan Perwira Upacara oleh Mayor CBA Deni Supirman.

Acara seremonial ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Danrem 032/WBR Brigjen TNI Aji Mimbarno, Gubernur Sumbar yang diwakili Kadis PMD Provinsi Yozawardi, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang, Ketua DPRD Doni Ikhlas, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, serta tokoh masyarakat dan niniak mamak setempat.

Pasukan upacara sendiri melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, instansi pemerintah daerah, ormas, hingga mahasiswa dan pelajar.

Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pinggiran. Penutupan program ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Inspektur Upacara.

Melalui kerja keras 110 personel TNI, 5 anggota Polri, dan partisipasi aktif masyarakat, TMMD ke-129 di Buluh Kasok berhasil menuntaskan seluruh target fisik 100 persen. Capaian utama meliputi pembukaan dan penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter, serta pengerasan jalan (sertu) sepanjang 2.550 meter.

Selain itu, pengerjaan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pemasangan batu sepanjang 100 meter, dan pembuatan gorong-gorong di tiga titik juga selesai sepenuhnya. akses jalan yang kini jauh lebih layak ini dipastikan akan mendongkrak mobilitas dan ekonomi warga.

Tidak hanya infrastruktur jalan, TMMD juga menyentuh kebutuhan dasar warga dengan membedah 7 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi rumah sehat layak huni. Program tambahan lainnya pun sukses dilaksanakan, mulai dari pembukaan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare, program TNI Manunggal Air Bersih, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, hingga pemberian paket makanan darurat bagi balita penderita stunting.

Pada sektor nonfisik, program ini menggelar berbagai penyuluhan penting dengan menggandeng dinas terkait, instansi vertikal, dan kepolisian. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan lingkungan, keluarga berencana (KB), ketahanan pangan, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, hingga penyuluhan pertanian dan perikanan.

Aksi sosial seperti donor darah juga ikut menyemarakkan kegiatan ini.
Usai upacara, kemeriahan penutupan ditutup dengan aksi kepedulian sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Pangdam XX/TIB bersama jajaran menyerahkan bantuan sembako, santunan untuk 12 anak yatim, serta penyerahan kunci rumah kepada 7 keluarga penerima manfaat RTLH.

Dukungan fasilitas juga diberikan berupa alat drum band untuk SDN 08 Buluh Kasok, peralatan olahraga bagi pemuda-pemudi jorong, serta tong sampah untuk kebersihan lingkungan. Rangkaian acara diakhiri dengan pelayanan pengobatan gratis, pasar murah bagi warga, serta peninjauan langsung ke lokasi infrastruktur yang baru saja selesai dibangun.

Meski masa bakti personel TMMD telah berakhir, infrastruktur yang kokoh, pengetahuan dari penyuluhan, serta kemanunggalan yang tercipta kini menjadi modal berharga bagi masyarakat Nagari Sarilamak untuk terus membangun daerahnya secara mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *