WAKAPOLRES PESSEL PERKUAT PEMAHAMAN PERSONEL, TEKANKAN IMPLEMENTASI 10 COMMANDER WISH KAPOLDA SUMBAR

Sumbar24jam.com|Pessel-Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Pesisir Selatan, Kompol Syafrizen, S.H., Datuk Rang Batuah, atas perintah Kapolres Pesisir Selatan AKBP Ricky Richardo, S.I.K., S.H., M.H., memberikan penguatan dan sosialisasi kepada jajaran personel terkait 10 Program Commander Wish Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pimpinan Polres Pesisir Selatan dalam memperkuat pemahaman internal personel sekaligus memastikan setiap kebijakan pimpinan dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Sebagai Wakapolres,Kompol Syafrizen memiliki tugas membantu Kapolres dalam pelaksanaan tugas, termasuk melakukan pembinaan dan pengawasan internal agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan serta arah kebijakan pimpinan.

Dalam arahannya, Kompol Syafrizen mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga loyalitas kepada negara dan pimpinan.Setiap anggota dituntut mampu melaksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab serta memiliki komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, menjadi anggota Polri bukan hanya dituntut mampu melaksanakan tugas secara profesional, tetapi juga harus memiliki kepedulian dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan.

“Laksanakan tugas dengan bekerja cerdas, bekerja keras, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas.Kita harus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kompol Syafrizen.

Utamakan Sikap Humanis dalam Pelayanan
Wakapolres juga mengingatkan agar seluruh personel menjadikan pendekatan humanis sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sikap ramah, sopan dan santun harus ditunjukkan setiap anggota ketika berhadapan dengan masyarakat. Hal sederhana seperti Senyum,Salam dan Sapa (3S) diharapkan terus diterapkan dalam setiap bentuk interaksi.

Ia menegaskan, kualitas pelayanan Polri sangat dipengaruhi oleh bagaimana anggota berkomunikasi dan memperlakukan masyarakat.Layani masyarakat,dengan hati yang lembut, sopan dan santun.Jangan sampai masyarakat merasa takut atau tersakiti ketika berhadapan dengan anggota Polri,” katanya.

Kompol Syafrizen juga meminta seluruh personel untuk menjadikan 10 Program Commander Wish Kapolda Sumbar sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan mengambil sikap di lapangan.

Setiap anggota diminta menghindari segala bentuk pelanggaran, kesalahan maupun tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.Jangan melakukan perbuatan tercela, sekecil apa pun.Kita harus menjaga nama baik institusi dan jangan sampai ada perilaku anggota yang menyakiti hati masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kompol Syafrizen, kepercayaan masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kepercayaan tersebut harus dibangun melalui tindakan nyata, pelayanan yang baik serta kehadiran polisi yang memberikan rasa aman.

Karena itu, seluruh personel Polres Pesisir Selatan diharapkan terus mengedepankan semangat Polri Presisi,dengan mengutamakan integritas, profesionalisme dan pendekatan yang humanis.

Ia berharap keberadaan anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya dirasakan ketika terjadi gangguan keamanan,tetapi juga hadir dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Pessel juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat komunikasi serta membangun kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak mungkin dilakukan Polri seorang diri. Dibutuhkan dukungan, kepedulian dan kebersamaan seluruh komponen masyarakat.

Jajaran Polres Pesisir Selatan diminta terus merangkul Tungku Tigo Sajarangan, yang terdiri dari Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai, serta Bundo Kanduang dan seluruh lapisan masyarakat.

“Rangkul dan bangun komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat. Kamtibmas di nagari adalah tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif,” ungkapnya.

Sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan. Peran tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Sosialisasi 10 Program Commander Wish Kapolda Sumbar tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh personel sekaligus menjadi pengingat agar setiap anggota senantiasa menjalankan tugas berdasarkan arahan pimpinan.

Kompol Syafrizen menekankan bahwa profesionalisme harus berjalan seiring dengan sikap humanis dan ketulusan dalam memberikan pelayanan.

Dengan bekerja secara cerdas, keras, tuntas dan ikhlas, serta mengedepankan prinsip Senyum, Salam dan Sapa, Polri diharapkan semakin dekat dengan masyarakat.

Pada akhirnya, seluruh jajaran Polres Pesisir Selatan diharapkan mampu mewujudkan sosok Polri yang Presisi, profesional, humanis, dicintai dan dipercaya masyarakat, sekaligus bersama-sama membangun situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *