Bukittinggi, Sumbar24jam.om – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi menunjukkan kepedulian nyata terhadap keselamatan pengguna jalan. Merespons keluhan masyarakat terkait maraknya titik jalan rusak dan berlubang di jalur Jambu Air–Padang Luar, personel kepolisian turun langsung melakukan aksi penambalan jalan darurat, Senin (3/8/2026).
Aksi sosial yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB ini berjalan dalam suasana penuh kebersamaan. Tidak hanya polisi, sejumlah warga setempat dan para pengemudi ojek daring (Gojek) juga ikut bergotong royong dalam penambalan tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi awal guna menekan risiko kecelakaan, sembari menunggu perbaikan permanen dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Agam.
Kondisi jalur Jambu Air–Padang Luar yang berlubang memang sudah lama dikeluhkan oleh para pengendara karena dinilai sangat rawan memicu kecelakaan lalu lintas. Melalui aksi tambal jalan ini, diharapkan masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan lancar.
Saat dikonfirmasi via telepon seluler pada Selasa (4/8/2026), Kapolresta Bukittinggi melalui Kasat Lantas AKP M. Irsyad Fathur R., S.Tr.K., S.I.K. membenarkan adanya kegiatan sinergis tersebut.
“Kami mengapresiasi para pengemudi Gojek dan warga yang ikut turun tangan. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin. Kepedulian bersama dapat menjadikan jalan raya lebih aman bagi semua, sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar AKP M. Irsyad.
Lebih lanjut, Irsyad menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, melainkan juga responsif terhadap keselamatan publik.
“Kami berharap upaya kecil ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk saling peduli di jalan raya,” pungkasnya.
Selama proses pengerjaan penambalan darurat, arus lalu lintas terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata kolaborasi positif antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga keselamatan transportasi darat.






