Sumbar24jam.com|Pessel-Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Babussalam Bakir Kenegarian Batang Betung Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kebupaten Pesisir Selatan, saat digelarnya kegiatan Subuh Keliling (Suling) dengan tema “Basuling Saja”.(16/07/2026)

Kegiatan yang dihadiri Yang Mewakili Camat BAB Tapan,Kepala KAU Kecamatan BAB Tapan,Pj Wali Nagari Batang Betung,Ketua dan Pengurus Mesjid Babussalam,Jemaah Mesjid Babussalam.menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Kegiatan Subuh Keliling merupakan agenda pembinaan keagamaan yang bertujuan membangun kebersamaan antara aparat kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual. Selain melaksanakan Salat Subuh berjamaah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah yang berlangsung khidmat. Setelah itu jamaah mengikuti tausiyah yang berisi ajakan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah,serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran Kapolsek BAB Tapan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Selain mengikuti seluruh rangkaian
ibadah, Kapolsek juga menjalin komunikasi dengan para tokoh agama dan jamaah sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan dalam memelihara situasi
keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Kapolsek BAB Tapan Iptu Usman Kamal,S.H,MM mengatakan bahwa kegiatan Subuh Keliling tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah mempererat hubungan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman,damai,dan harmonis.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini kami ingin terus memperkuat
kedekatan dengan masyarakat. Masjid bukan hanya menjadi tempat beribadah,tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,”ujar Iptu Usman Kamal,S.H,MM
kegiatan subuh keliling ini rutin dilaksanakan 2 – 3 kali dalam satu minggu pada waktu shalat subuh dengan tempat yang berbeda. Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta menjalin silaturahmi antara pihak Kepolisian dengan masyarakat yang lebih baik.
Ia menambahkan bahwa peran tokoh agama dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui kegiatan keagamaan mampu menjadi benteng dalam mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh
kekeluargaan. Antusiasme jamaah yang hadir mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan sekaligus mendukung upaya Polri
membangun kemitraan yang semakin erat dengan seluruh elemen masyarakat.(***)






