PADANG,Sumbar24jam.com — Dunia jurnalistik Sumatera Barat dirundung duka yang mendalam. Wartawan senior, H. Adi Bermasa, menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (13/6/2026) dalam usia 75 tahun. Kepergian tokoh pers yang disegani ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi berbagai kalangan, termasuk Mantan Bupati Limapuluh Kota periode 2016–2021, H. Irfendi Arbi, MP.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang sahabat, Irfendi Arbi langsung melayat ke rumah duka di Jalan Aster, Kota Padang, pada Sabtu malam. Semasa hidupnya, Adi Bermasa dikenal memiliki rekam jejak yang panjang di dunia pers. Ia pernah berkiprah di media cetak ternama seperti Harian Singgalang dan Koran Padang.
Melalui goresan penanya, almarhum menjadi salah satu pilar pers yang dihormati di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota—daerah yang selalu menempati ruang khusus di hatinya.
Bagi Irfendi Arbi, Adi Bermasa bukan sekadar jurnalis senior, melainkan seorang sahabat diskusi yang sangat peduli terhadap kemajuan kampung halaman.

“Beliau adalah tokoh pers kebanggaan Sumatera Barat, terutama bagi masyarakat Luak Limopuluah. Banyak gagasan dan pemikirannya yang lahir dari kecintaan murni terhadap daerah ini,” tutur Irfendi penuh takzim.
Irfendi menambahkan bahwa almarhum selalu konsisten menyuarakan isu-isu pembangunan, dinamika sosial kemasyarakatan, serta perkembangan daerah. Semua itu ia tuangkan ke dalam tulisan yang kritis, namun tetap disajikan dengan bahasa yang santun.
Kenangan manis juga membekas saat Irfendi masih menjabat sebagai Bupati. Ia mengingat betul bagaimana antusiasnya Adi Bermasa dalam mendukung acara “Taragak Basuo Wartawan Gaek Sumbar” yang kala itu digelar di Rumah Dinas Bupati Limapuluh Kota.
Acara tersebut sukses menjadi ruang silaturahmi yang hangat bagi para jurnalis lintas generasi.
“Beliau tidak hanya peduli pada dunia jurnalistik lewat tulisan, tetapi juga nyata dalam tindakan dengan terus mendorong lahirnya ruang diskusi sehat bagi para wartawan,” kenang Irfendi.
Kepergian Adi Bermasa jelas menjadi kehilangan besar bagi ranah pers Sumatera Barat. Kendati raganya telah tiada, warisan karya, pemikiran, serta nilai-nilai integritas jurnalistik yang ditinggalkannya akan terus menjadi pemandu bagi generasi muda di masa depan.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah H. Adi Bermasa dimandikan selepas Salat Subuh pada Minggu (14/6/2026). Selanjutnya, almarhum dibawa ke kampung halamannya di Ampang Gadang, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk dikebumikan di tempat peristirahatan terakhirnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkas Irfendi.
![]()
