Sumbar24jam.com|PESISIR SELATAN – Pesta demokrasi Nagari sudah di pelupuk mata. Hitungan hari bahkan hitungan jam menuju Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak se-Kabupaten Pesisir Selatan pada 21 Oktober mendatang semakin dekat.
Menyikapi momen krusial tersebut, Calon Wali Nagari Tuik IV Koto Mudiak Nomor Urut 3, Kapten CPM Purn Afrizal Marzen yang akrab disapa Ujang PM, menyampaikan himbauan hati kepada seluruh masyarakat.
Himbauan ini ia tujukan untuk seluruh masyarakat Nagari Tuik IV Koto Mudiak tercinta pada khususnya, dan untuk seluruh masyarakat di nagari-nagari yang akan melaksanakan Pilwana serentak di Kabupaten Pesisir Selatan pada umumnya.
“Detik-detik penentuan sudah di depan mata. Pilwana bukan lagi wacana yang jauh, tapi sudah hadir di pelupuk mata kita semua. Inilah saatnya kita sebagai anak nagari menunjukkan kedewasaan kita dalam berdemokrasi,” ujar Ujang PM membuka himbauannya.
Menurut sosok purnawirawan TNI AD yang dikenal tegas, disiplin dan berwibawa ini, semakin dekatnya hari pemilihan, potensi gesekan dan perbedaan pendapat di tengah masyarakat akan semakin tinggi. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan kebijaksanaan.
Beliau menegaskan bahwa Pilwana sejatinya adalah ajang silaturahmi akbar untuk memperkuat persaudaraan. Perbedaan pilihan adalah anugerah dalam demokrasi yang harus disikapi dengan lapang dada. Jangan pernah biarkan perbedaan pilihan sesaat merusak persaudaraan dan kekeluargaan yang telah kita bangun bertahun-tahun lamanya.
Di tengah waktu yang tinggal menghitung hari ini, Ujang PM juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif. Mari kita tolak dengan tegas segala bentuk provokasi, berita bohong, ujaran kebencian, serta praktik politik uang yang dapat mencederai kemurnian demokrasi dan merugikan masa depan nagari kita sendiri.
Masa depan nagari harus kita tentukan dengan hati yang jernih dan pikiran yang bersih, demi melahirkan pemimpin yang benar-benar amanah dan mampu membawa perubahan.
Pada kesempatan ini, Ujang PM juga menitipkan pesan khusus yang penuh makna kepada seluruh pendukung, relawan, simpatisan, dan keluarga besar Nomor Urut 3.
Di sisa waktu yang sudah sangat singkat ini, beliau memohon agar seluruh pendukung tetap menjaga marwah dan etika dalam berjuang. Tetaplah menjadi pribadi yang santun, sabar, dan tidak mudah terpancing emosi. Jangan pernah membalas keburukan dengan keburukan, jangan pernah menjelek-jelekkan calon lain dalam bentuk apapun, baik secara langsung maupun di media sosial.
Tunjukkan kepada masyarakat luas bahwa pendukung Ujang PM adalah barisan yang solid, dewasa, dan beradab. Barisan yang berjuang dengan gagasan, program, dan ketulusan, bukan dengan fitnah dan caci maki. Kemenangan sejati adalah kemenangan yang diraih dengan cara-cara yang terhormat.
Lebih dari sekadar pendukung, jadilah duta-duta perdamaian di tengah masyarakat. Hadirlah sebagai penyejuk di saat suasana memanas. Jika menemui perbedaan di lapangan, selesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah yang bijaksana, layaknya keluarga besar yang saling mengasihi.
“Saatnya sudah sangat dekat. Mari kita sambut hari penentuan itu dengan hati yang damai dan penuh harapan. InsyaAllah, jika amanah itu dipercayakan kepada saya, Kantor Wali Nagari akan saya jadikan rumah besar bagi seluruh masyarakat. Rumah tempat kita semua berkeluh kesah, berdiskusi, dan bersama-sama membangun Tuik IV Koto Mudiak yang lebih maju, aman, dan bermartabat,” tutup Ujang PM dengan penuh ketulusan.(*)
![]()











