Sumbar24jam.com|RIAU-Menjelang berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (DPD IKPS) Kabupaten Bengkalis pada Januari 2027, persiapan pergantian kepemimpinan mulai menjadi perhatian. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKPS Provinsi Riau mengingatkan pentingnya persiapan Musyawarah Daerah (Musda) sejak dini agar proses regenerasi berjalan lancar tanpa mengorbankan persatuan organisasi.
Pergantian kepengurusan bukan sekadar agenda rutin organisasi. Bagi IKPS yang menjadi wadah silaturahmi dan kebersamaan perantau asal Pesisir Selatan, momentum tersebut juga menjadi ujian kedewasaan dalam berdemokrasi, menjaga kekompakan, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Harapan itu disampaikan Ketua DPW IKPS Provinsi Riau, H. Jhon Satri, S.H., M.H., didampingi Sekretaris DPW IKPS Riau, Dr. H. Zulpardisyah, S.T., M.M., saat bertemu dengan sejumlah pengurus IKPS Kabupaten Bengkalis di Kedai Kopi Langkisau, Kecamatan Rumbai, Sabtu (17/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPW menekankan agar seluruh tahapan menuju Musda dipersiapkan secara matang, terkoordinasi, dan sesuai mekanisme organisasi. Dengan demikian, proses pergantian kepemimpinan diharapkan berlangsung tertib serta mampu memperkuat solidaritas sesama perantau asal Kabupaten Pesisir Selatan.
Sekretaris DPW IKPS Riau, Zulpardisyah, secara khusus menyoroti pentingnya komunikasi intensif antara DPD IKPS Kabupaten Bengkalis dan DPW IKPS Provinsi Riau dalam mematangkan agenda Musda.
“Nah, menjelang berakhirnya masa kepengurusan pada Januari 2027, kami berharap seluruh pengurus DPD IKPS Bengkalis dapat mempersiapkan Musda dengan baik melalui koordinasi dan komunikasi yang intensif bersama DPW. Seluruh tahapan hendaknya dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan persatuan,” kata Zulpardisyah.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci untuk menghindari kesalahpahaman dalam proses pergantian kepengurusan. Setiap tahapan perlu dibicarakan bersama agar pelaksanaan Musda tidak hanya memenuhi ketentuan organisasi, tetapi juga menjaga keharmonisan di antara seluruh anggota.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika dalam pemilihan pengurus merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan pandangan maupun dukungan terhadap calon tertentu hendaknya tidak sampai memecah hubungan kekeluargaan yang selama ini telah terjalin.
“Pergantian kepengurusan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Karena itu, kita harus menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan peran organisasi, serta menjaga hubungan kekeluargaan sesama perantau asal Pesisir Selatan,” ujarnya.
Zulpardisyah berharap, kepengurusan yang baru nantinya mampu melanjutkan program-program organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi IKPS dalam mempererat hubungan antarperantau di Kabupaten Bengkalis dan wilayah Riau pada umumnya.
Dalam pertemuan itu, Koordinator DPD IKPS Kabupaten Bengkalis wilayah Duri Barat, Zul Kasril, turut meminta arahan dari jajaran DPW mengenai tahapan yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi pemilihan pengurus baru.
Kasril berharap proses pergantian kepemimpinan dapat berlangsung dengan baik, tanpa mengurangi semangat kebersamaan yang menjadi fondasi organisasi.
“Saya berharap IKPS ini terus bersatu,” ucap Kasril.
Harapan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan Musda tidak semata-mata ditentukan oleh terpilihnya ketua dan jajaran pengurus baru. Lebih dari itu, proses regenerasi diharapkan mampu mempertahankan kepercayaan antaranggota dan memperkuat IKPS sebagai wadah pemersatu masyarakat perantau asal Pesisir Selatan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW IKPS Provinsi Riau, H. Zulhakim, menekankan agar persiapan Musda segera dilakukan. Ia mengingatkan pentingnya menetapkan tahapan dan jadwal pelaksanaan secara jelas sehingga pergantian kepengurusan dapat berlangsung tepat waktu.
“Ya, segera mungkin pembentukan Musda, sehingga tidak ada kekosongan. Kami yang menentukan SK-nya, tentukan waktunya,” tutur Zulhakim.
Pernyataan tersebut menegaskan perlunya langkah konkret dari jajaran DPD IKPS Kabupaten Bengkalis untuk segera menindaklanjuti persiapan Musda. Koordinasi dengan DPW diperlukan agar jadwal, mekanisme, dan tahapan pergantian kepengurusan dapat berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Pertemuan itu turut dihadiri Azari selaku penasihat IKPS Kabupaten Bengkalis, Padirus sebagai Ninik Mamak, Kasmeri sebagai pembina, serta Son Makwan, Sekretaris Barisan Muda Pesisir Selatan (Bampers) DPW Riau.
Melalui pertemuan tersebut, DPW IKPS Provinsi Riau berharap proses menuju Musda DPD IKPS Kabupaten Bengkalis dapat dipersiapkan sejak dini, dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kebersamaan.
Bagi organisasi yang menghimpun masyarakat perantau, pergantian kepemimpinan seharusnya menjadi momentum memperkuat ikatan persaudaraan, bukan membuka ruang perpecahan. Dengan persiapan yang matang dan komitmen seluruh anggota, Musda diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid, mampu menjalankan amanah, serta membawa IKPS Kabupaten Bengkalis semakin berperan dalam menjaga persatuan perantau Kabupaten Pesisir Selatan di Riau.(*)
![]()











