Sumbar24jam.com|Jakarta — Tongkat komando tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi berpindah tangan. Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. menapaki perjalanan panjang yang sarat prestasi hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini ditugaskan menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini dikenal memiliki rekam jejak yang sangat kuat di bidang reserse kriminal. Menghabiskan sebagian besar masa dinasnya di lini penegakan hukum, pria kelahiran Jakarta, 14 Juli 1973 ini mengawali karier lapangan yang gemilang sebagai Kanit II Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kelihaiannya dalam mengurai berbagai kasus kriminalitas membawa Suyudi dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kasat Reskrim di sejumlah wilayah hukum penting polda metro. Ia tercatat pernah memimpin Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya, serta sukses memimpin wilayah sebagai Kapolsek Metro Pasar Minggu dan Kapolsek Metro Tanah Abang.
Karier Kewilayahan yang Kian Menanjak
Karier kepemimpinan teritorialnya mulai menanjak signifikan saat dipercaya memimpin sejumlah kepolisian resor di jajaran Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. Secara berurutan, ia memegang tongkat komando sebagai:
Kapolres Majalengka (2014)
Kapolres Bogor (2015)
Kapolresta Bogor Kota (2016)
Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017)
Keberhasilannya dalam mengamankan ibu kota dan mengelola wilayah-wilayah rawan konflik tersebut membuatnya ditarik kembali ke Korps Reserse. Pada tahun 2019, Suyudi resmi menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya.
Lepas dari sana, ia dipercaya memperkuat Bareskrim Polri dengan menduduki dua posisi krusial, yakni Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) serta Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.
Hulu Menuju Kursi Kapolri
Kepemimpinannya kian matang saat dipromosikan menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023, yang mengantarkannya meraih pangkat Brigadir Jenderal (bintang satu). Selang satu tahun, loyalitas dan kinerjanya membuat Suyudi dipromosikan sebagai Kapolda Banten pada 2024 dengan pangkat Inspektur Jenderal (bintang dua).
Kariernya semakin meroket di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pada 25 Agustus 2025, ia dilantik menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (bintang tiga).
Di bawah kepemimpinannya, BNN mencetak capaian gemilang dengan menyita 12,3 ton barang bukti narkotika serta menyelamatkan puluhan juta jiwa generasi muda.
Hingga akhirnya pada akhir September 2026, Presiden Prabowo menunjuknya sebagai calon tunggal Kapolri.
Setelah mengantongi persetujuan aklamasi dalam uji kelayakan di Komisi III DPR RI, ia resmi dilantik di Istana Negara dan dinaikkan pangkatnya menjadi Jenderal Polisi (bintang empat). Pengalaman panjang dari kerasnya dunia reserse jalanan kini mengantarkan Jenderal Suyudi Ario Seto ke puncak tertinggi Korps Bhayangkara.(*)
![]()






