Sumbar24jam.com|limapuluh Kota-Di bawah langit yang merundung duka, sebuah kabar yang menyayat hati datang mengetuk pintu kalbu kita semua. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibunda Erdawatilis dalam usia 61 tahun di Rumah Sakit M. Djamil Padang pada Kamis, 24 September 2026, pukul 02.10 WIB.
Kepergian almarhumah meninggalkan torehan kesedihan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi siapa saja yang mengenal ketulusan hati beliau. Selama hidupnya, Ibu Erdawatilis atau yang akrab disapa Ibu Iyet dikenal sebagai sosok ibu yang luar biasa tangguh. Beliau adalah pelita yang tak pernah padam, senantiasa memancarkan kasih sayang tanpa batas, dan menjadi pilar ketabahan bagi keluarganya.
Ibu Iyet merupakan ibunda tercinta dari M. Fajar Rillah Vesky, seorang mantan wartawan Padang Ekspres yang kini mendedikasikan dirinya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dari Fraksi Partai Golkar. Keberhasilan dan amanah besar yang kini dipikul sang anak tentu tidak lepas dari tetesan keringat, didikan yang santun, serta rida dari rahim seorang ibu yang hebat.
Bagi seorang anak, ibu adalah rumah pertama tempat di mana segala lelah bermuara dan segala keluh kesah didengarkan tanpa penghakiman. Kepergian Ibu Iyet di usia 61 tahun ini bukan sekadar hilangnya raga dari pandangan mata.
Lebih dari itu, ini adalah runtuhnya langit tempat bernaung, dan pulangnya cahaya doa paling tulus di dunia. Kini, tangan lembut yang selama ini tidak pernah lelah menengadah ke langit untuk memohonkan keselamatan dan kesuksesan anak-anaknya, telah bersedekah tenang, kembali ke pelukan Sang Pencipta.
Tidak ada lagi suara lembut yang menyambut di kala pulang, tidak ada lagi tatapan teduh yang menenangkan badai hidup.
Kehilangan yang teramat berat ini dirasakan bersama. Keluarga Besar Redaksi Sumbar24jam Group menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah. Duka yang menyelimuti kediaman keluarga besar Fajar Rillah Vesky adalah duka kita semua.
“Ya Allah, ampunilah segala kekhilafannya, lapangkanlah kuburnya, terimalah setiap amal ibadahnya, dan tempatkan lah beliau di tempat terbaik di surga-Mu yang paling indah.
Teguhkan lah iman, berikanlah kesabaran yang berlapis, serta ketabahan yang luar biasa bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi ujian kehilangan ini.”
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Selamat jalan, Ibunda Iyet. Perjalanan panjangmu di dunia telah usai dengan husnul khatimah. Kasih sayang, air mata perjuangan, dan didikan muliamu akan tetap hidup, abadi dalam sanubari, serta mewujud dalam setiap langkah kebaikan yang telah engkau wariskan kepada anak-cucumu.
” AL FATIHAH, INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROJIUN SEMOGA HUSNUL KHOTIMAH “.(*)
![]()






