Sumbar24jam.com|BATANG KAPAS – Bentuk kepedulian nyata terhadap dunia olahraga dan semangat pemuda kembali ditunjukkan oleh Calon Wali Nagari Tuik IV Koto Mudiek, Apwan.
Pada laga final turnamen bola voli antar Nagari se-Kecamatan Batang Kapas yang mempertemukan Club Voli Bintang Timur Kampung Baru Nagari Tuik melawan tuan rumah Club Voli Poster Nagari Taratak Tampatieh, Sabtu (12/9/2026), Apwan hadir langsung di tengah-tengah pemain dan masyarakat.
Kehadiran Apwan bukan sekadar menonton. Sejak awal pertandingan, ia tampak setia mendampingi dan memberikan semangat kepada adik-adik Club Bintang Timur. Dukungan tersebut berbuah manis,Club Bintang Timur berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan tuan rumah.
Usai laga final yang penuh gengsi tersebut, sebagai wujud syukur dan kebersamaan, Apwan mengajak seluruh pemain dan official untuk minum bersama atau dalam istilah setempat puding bersama di sebuah warung. Tidak hanya itu, Apwan juga memberikan bantuan transportasi untuk para pemain.
Menariknya,dalam kesempatan tersebut Apwan tidak hadir sendiri.Ia didampingi oleh tokoh muda asal Tuik, Fauzi, yang saat ini berdomisili dan beraktivitas di Painan. Kehadiran Fauzi yang rela meluangkan waktu dan menempuh perjalanan dari Painan ke kampung halaman menambah semangat dan motivasi tersendiri bagi adik-adik yang berlaga.
Saat dikonfirmasi awak media ini via WhatsApp, Fauzi menyampaikan bahwa kehadirannya semata-mata sebagai bentuk kepedulian dan kecintaannya terhadap adik-adik serta cinta terhadap kampung halaman.
Nampak keakraban begitu terasa, Fauzi dan Apwan bercengkrama, bersenda gurau penuh kekeluargaan bersama para pemain, official, dan masyarakat yang ada di warung tersebut. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu kental.
Untuk diketahui, Fauzi dan Apwan memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat.Apwan merupakan paman kandung dari Fauzi, yakni adik dari ayahanda Fauzi.Kekompakan paman dan anak ini menjadi potret indah kebersamaan generasi yang peduli akan kemajuan nagari.
Sosok Apwan yang dibutuhkan pemuda saat ini. Di tengah persaingan antar Nagari se-Kecamatan Batang Kapas, Apwan melihat olahraga bukan sekadar soal menang kalah, tapi soal menjaga marwah Nagari Tuik IV Koto Mudiek. Menurutnya, jika pemuda diberikan ruang, didampingi dan diperhatikan, maka prestasi akan datang dengan sendirinya. Inilah bukti Apwan bukan tipe pemimpin yang berjanji dari jauh, tapi hadir dan berbuat di tengah masyarakat.
Sementara kehadiran Fauzi menjadi simbol kuatnya ikatan perantau dengan kampung halaman. Meski beraktivitas di Painan, hatinya tetap di Tuik. Sebagai tokoh muda yang dikenal peduli dan berjiwa sosial, Fauzi adalah cerminan bahwa Tuik memiliki banyak generasi penerus yang siap membangun. Kolaborasi Apwan sebagai calon pemimpin yang berpengalaman dan Fauzi sebagai representasi semangat anak muda, dinilai menjadi kombinasi ideal untuk masa depan nagari.
Masyarakat yang hadir di lokasi final pun memberikan apresiasi tinggi. Mereka menilai apa yang dilakukan Apwan adalah contoh kepemimpinan yang merakyat, sederhana dan tulus. Tidak banyak calon pemimpin yang mau duduk bersama di warung, minum bersama pemuda dan mendengarkan langsung aspirasi mereka. Ketulusan inilah yang membuat simpati masyarakat semakin besar.
Dengan kemenangan Club Bintang Timur yang membawa nama harum Kampung Baru dan Nagari Tuik di kancah Kecamatan Batang Kapas ini, diharapkan menjadi pemicu semangat baru. Masyarakat pun menaruh harapan besar, di bawah kepemimpinan sosok seperti Apwan kelak, perhatian terhadap pembinaan pemuda dan olahraga di Tuik IV Koto Mudiek akan semakin maju, terarah dan berkelanjutan.(*)
![]()












