Sumbar24jam.com|Painan–Kadis Pertanian Hamdi dan Anggota DPRD Pessel Muhammad Darda, melakukan Survei Lokasi Tanam Jagung dan Bawang Merah di Nagari Padang Tae Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini dilakukan pada lahan tanam seluas 4 hektare yang telah ditanami jagung Sebanyak 2 Hektar dan bawang merah nantinya 2 hektare.
Survei ini bertujuan untuk memantau kondisi pertanaman, ketersediaan air, dan perkembangan lahan di lapangan. Selain itu, Kabid pertanian Yenni Gusti juga memastikan pemanfaatan cekdam nantinya sebagai sumber air utama berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pemantauan, lahan tanam tersebut memiliki potensi untuk mendukung produksi pertanian masyarakat. Harus ada cekdam dan sumur bor menjadi faktor penting dalam menjaga kebutuhan air tanaman. Dengan dukungan sumber air tersebut, pertanaman jagung dan bawang merah nantinya diharapkan dapat tumbuh lebih baik.
Dalam kegiatan ini, Kepala DPP Sutera Ismail mandaro kambang.Juga berdialog langsung dengan petani dan masyarakat setempat. Diskusi dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, kebutuhan air, serta kendala yang dihadapi petani. Melalui dialog tersebut, petugas memperoleh informasi lapangan untuk bahan tindak lanjut teknis.
Komoditas jagung menjadi salah satu tanaman penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Tanaman ini juga sesuai dikembangkan pada wilayah dengan karakter lahan kering. Sementara itu, bawang merah memiliki nilai ekonomi yang baik bagi petani. Karena itu, pengelolaan air dan pendampingan teknis perlu terus diperhatikan.
Survei Lokasi Tanam Jagung dan Bawang Merah ini menjadi bagian dari upaya pendampingan pertanian di Pessel. Petugas melakukan pengamatan terhadap kondisi lahan, sumber air, dan lingkungan sekitar pertanaman. Langkah ini penting agar perkembangan tanaman dapat dipantau secara lebih terarah.
Dari dokumentasi kegiatan, terlihat petugas meninjau langsung area yang dipasang cekdam dan sekitar lokasi tanam. Petugas juga melakukan pertemuan bersama petani di sekitar lahan. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan melibatkan masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan adanya dukungan petani terhadap pengembangan jagung dan bawang merah.
Ke depan, pemanfaatan air dari cekdam perlu dikelola secara efisien. Pengaturan distribusi air, jadwal pengairan, dan pemeliharaan saluran perlu menjadi perhatian bersama. Dengan pengelolaan yang baik, lahan tanam seluas 4 hektare dapat memberikan hasil yang lebih optimal.(*)
![]()












