Udara Pesisir Selatan Tak Sehat,Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Hendri Agustian Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Sumbar24jam.com|Pessel-Pusdalops PB BPBD Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan laporan terkini indeks kualitas udara di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul memburuknya kualitas udara yang dipengaruhi kabut asap.

Kondisi tersebut ditandai dengan meningkatnya konsentrasi partikel PM2.5 sebesar 54,8 µg/m³.
Kondisi cuaca saat ini cerah berawan dengan suhu 29°C, kelembaban udara 70%, kecepatan angin 3,2 km/jam dengan arah angin Selatan, serta jarak pandang mencapai 10 km yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Angka tersebut telah masuk kategori tidak sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara yang digunakan BMKG. Sementara itu, konsentrasi PM10 tercatat sekitar 72 µg/m³ atau masih berada dalam kategori sedang.

Meningkatnya partikel debu halus di udara perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap polusi udara.

Kelompok yang dinilai lebih rentan antara lain anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit asma maupun gangguan pada saluran pernapasan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Hendri Agustian mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara mengalami penurunan.

Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini untuk mengurangi dampak paparan polusi terhadap kesehatan masyarakat.

“Terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga yang memiliki penyakit asma atau gangguan pernapasan lainnya agar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara sedang memburuk,” ujar Hendri

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, Hendri mengingatkan pentingnya menggunakan masker yang dapat membantu mengurangi paparan partikel debu halus.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed