Lampu Hijau Pembangunan Pasar Baru, Pemenang Lelang Pembongkaran Blok Barat Resmi Ditetapkan

Payakumbuh, Sumbar24jam.com – Proses penyiapan lahan untuk pembangunan kembali Pasar Pusat Pertokoan Blok Barat Kota Payakumbuh pasca-kebakaran hebat 26 Agustus 2025 lalu akhirnya mendapatkan angin segar. Lelang pembongkaran bangunan bekas kebakaran tersebut resmi mendapatkan pemenang dengan nilai penawaran yang melonjak tajam.

Dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi, nilai penawaran pemenang lelang sukses menembus angka Rp651.415.000. Angka ini melonjak sekitar 68,6 persen atau naik sebesar Rp265 juta dari harga pembukaan awal yang ditetapkan oleh KPKNL sebesar Rp386.415.000.

Pejabat Lelang KPKNL Bukittinggi, Lambok Halomoan Siahaan, mengonfirmasi bahwa proses lelang yang dibuka sejak Jumat (28/8/2026) tersebut telah resmi ditutup pada Rabu (2/9/2026) tepat pukul 11.00 WIB dengan hasil yang memuaskan. Keberhasilan lelang ini menjadi pijakan krusial bagi Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju pelaksanaan lelang pembongkaran ini membutuhkan proses administrasi yang cukup panjang. Pemerintah daerah berkewajiban memastikan seluruh tahapan legal dan administratif diselesaikan dengan matang sebelum lahan benar-benar siap dibangun kembali.

“Prosesnya cukup panjang. Pemerintah daerah harus menyiapkan berbagai dokumen dan administrasi, sehingga tahapan pembangunan kembali pasar ini dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar M. Faizal kepada Sumbar24jam.com.

Faizal menekankan, pembongkaran ini bukan sekadar aktivitas pembersihan puing biasa, melainkan bagian vital dari persiapan total (land clearing) lokasi tapak pasar yang baru. Saat ini, perencanaan fisik bangunan Pasar Pusat Pertokoan Blok Barat sedang digodok dan akan dieksekusi langsung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Di sisi lain, Pemko Payakumbuh memegang tanggung jawab penuh dalam penyediaan lahan bersih, dokumen pendukung, dan aspek administrasi lainnya. Demi kelancaran dan keselamatan selama proses pembongkaran, Pemko Payakumbuh mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pihak yang saat ini masih memanfaatkan, menempati, atau melakukan aktivitas di sekitar area bekas kebakaran.

Warga dan pedagang diminta untuk segera mengosongkan lokasi serta mengamankan barang-barang milik mereka.
Langkah sterilisasi ini dinilai sangat mendesak demi mempercepat penataan kawasan, menjamin keamanan logistik, serta memastikan keselamatan kerja masyarakat selama alat berat dan pekerja pemenang lelang mulai melakukan peruntuhan bangunan di lapangan.

Dengan tuntasnya proses lelang senilai Rp651,415 juta ini, asa para pelaku usaha yang terpuruk akibat kebakaran setahun lalu kini mulai menemui titik terang. Komitmen sinergi antara Pemko Payakumbuh dan Kementerian PUPR diharapkan dapat segera mengembalikan denyut nadi perekonomian di pusat pertokoan andalan Kota Payakumbuh tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *