Payakumbuh,Sumbar24jam.com — Seorang lansia tangguh asal Kota Payakumbuh kini tengah terbaring lemah di bangsal rumah sakit, berjuang melewati masa-masa kritisnya. Bapak Mariusman (79 tahun), warga Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina), Kota Payakumbuh.
Saat ini membutuhkan uluran tangan kita semua akibat penyakit tumor ganas yang menggerogoti wajahnya.
🏥 Kronologi Medis: Dari Luka Kecil hingga Merusak Tengkorak
Perjalanan medis Pak Mariusman yang berprofesi sebagai petani ini sangat panjang dan menguras air mata keluarga:
Tahun 2021: Awalnya muncul luka kecil di area wajah yang dikira luka biasa. Namun, luka tersebut tidak kunjung sembuh dan justru terus membesar.
Dirujuk ke Padang: Akibat kondisi yang memburuk, RSUD Payakumbuh merujuk beliau ke RSUP Dr. M. Djamil Padang. Hasil biopsi menyatakan Pak Mariusman mengidap tumor ganas.
Operasi Pertama (2023): Tim medis sempat melakukan tindakan operasi bedah plastik pertama untuk mengangkat jaringan tumor yang merusak wajahnya.
Kondisi Kritis (Akhir 2024 – Sekarang): Kondisi beliau drop drastis akibat serangan sekunder berupa infeksi bakteri pemakan daging. Kombinasi bakteri dan sel tumor ini menyebar sangat cepat, merusak jaringan kulit luar, bagian dalam wajah, hingga kini telah menggerogoti struktur tulang tengkorak.
Kondisi Terkini di RSUP Dr. M. Djamil
Saat ini Pak Mariusman sedang dirawat intensif dengan kondisi yang sangat memprihatinkan:
Menahan sakit kepala hebat (cephalgia) yang terjadi secara konstan akibat tekanan tumor di area kepala.
Kesulitan makan dan minum karena rahang terkunci dan mulut tidak bisa dibuka lebar.
Fungsi pita suara terganggu sehingga suara tidak lagi terdengar jelas.
Operasi Kedua Tertunda: Jadwal operasi bedah plastik kedua terpaksa diundur oleh tim dokter. Penjaran sel tumor ke tulang tengkorak memaksa tim medis melakukan evaluasi ulang, pengecekan laboratorium menyeluruh, serta rapat pleno tim dokter spesialis demi keselamatan nyawa beliau.
Sejak tahun 2021, anak-anak Pak Mariusman (Nofri beserta kakak-kakaknya) sudah berjuang habis-habisan secara swadaya untuk membiayai pengobatan sang ayah. Namun, durasi pengobatan yang sudah berjalan bertahun-tahun membuat tabungan keluarga petani ini sepenuhnya terkuras habis.
Meskipun pengobatan inti didukung oleh jaminan kesehatan, keluarga kini berada di titik nadir untuk memenuhi biaya operasional non-medis:
– Biaya transportasi bolak-balik Payakumbuh – Padang yang tinggi.
– Biaya hidup dan makan darurat bagi anak/menantu yang menjaga di rumah sakit Padang.
– Kebutuhan penunjang pasien (seperti perban khusus, antiseptik, nutrisi cair, atau obat luar) yang tidak dicover penuh oleh BPJS.
Sedikit kepedulian dari kita adalah napas sambungan hidup dan senyum bagi Pak Mariusman serta keluarga yang sedang terduduk buntu di koridor rumah sakit.
Donasi dan bantuan materiil dapat disalurkan langsung melalui rekening resmi pihak keluarga kandung:
Nama Bank: Bank BRI
Nomor Rekening: 0256-01-016745-53-4
Atas Nama: NOFRI (Anak Kandung)
Konfirmasi Donasi Melalui WA 082169711142 Arul
“Kami sudah tidak tahu lagi harus mengadu ke mana. Uang tidak perlu banyak, yang penting ada untuk biaya operasional bolak-balik ke Padang dan makan selama menjaga ayah di sini…” — Tutur pilu keluarga Pak Mariusman.
Mari bantu ringankan beban sesama dengan membagikan berita ini ke grup-grup WhatsApp warga, ikatan perantau Payakumbuh/Limapuluh Kota (Gondan, dll), serta jejaring media sosial Anda. Semoga kebaikan yang Anda tanam menjadi ladang amal jariyah di sisi Allah SWT. Amin ya Rabbal ‘Alamin.






