DAMPINGI BUPATI GROUND BREAKING JEMBATAN GANTUNG INUNANG, GUSMEN: INI BUKTI NEGARA HADIR UNTUK MASYARAKAT IV KOTO HILIE

Sumbar24jam.com|Pessel – Penantian panjang masyarakat Nagari IV Koto Hilie akhirnya terjawab. Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni resmi melakukan Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Jembatan Gantung Inunang, Kecamatan Batang Kapas, Selasa (01/09/2026).

Groundbreaking yang ditandai dengan spanduk penyambutan “Selamat Datang Bapak Bupati dan Wakil Bupati Beserta Rombongan, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Gantung Inunang” itu disambut antusias warga. Pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru untuk mengakhiri keterisolasian warga.

Turut hadir mendampingi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gusmen, S.Sos. Kehadiran Gusmen menjadi bukti pengawalan aspirasi dari dapilnya. Hadir juga Anggota DPRD Pessel IT Arman, Kadis PUTR Pessel, Kabid Bina Marga, sejumlah Kepala OPD, Kapolsek Batang Kapas, Danramil, Camat Batang Kapas, serta para Wali Nagari se-Kecamatan Batang Kapas.

Dalam keterangannya,Gusmen, S.Sos. memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Hendrajoni yang telah merealisasikan aspirasi masyarakat bawah.

“Alhamdulillah, hari ini kita menjadi saksi sejarah dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Inunang yang sudah sangat lama dinantikan masyarakat IV Koto Hilie. Ini bukan sekadar membangun jembatan, tapi membangun konektivitas, membangun ekonomi, dan membangun harapan,” ujar Gusmen.

Saat diwawancarai awak media ini di lokasi acara, Gusmen menegaskan bahwa Jembatan Inunang adalah proyek harga mati yang wajib dikawal hingga tuntas. Menurutnya, jembatan ini adalah urat nadi kehidupan warga.

“Ini jembatan impian warga bertahun-tahun. Selama ini anak sekolah harus mempertaruhkan nyawa, hasil panen petani tersendat, warga sakit susah dibawa berobat. Kalau jembatan ini tidak dibangun, warga Inunang terus terisolir. Makanya hari ini saya turun langsung, saya kawal,” tegas Gusmen.

Legislator PKB itu juga menegaskan kepada pihak pelaksana proyek agar tidak bermain-main dengan kualitas.

“Saya ingatkan kepada rekanan kontraktor, jangan main-main dengan proyek rakyat ini. Kita di DPRD Fraksi PKB akan awasi ketat. Harus tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat. Jangan sampai uang rakyat habis tapi jembatan asal jadi. Kalau ada penyimpangan, saya yang pertama akan teriak di DPRD,” ujarnya.

Lebih jauh, Gusmen menegaskan bahwa kolaborasi eksekutif-legislatif di bawah kepemimpinan Hendrajoni telah berjalan di rel yang benar, yaitu pembangunan yang dimulai dari nagari.

“Ini bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat kecil. Pessel harus dibangun dari nagari. Jika akses nagari terbuka, maka ekonomi nagari akan tumbuh, pendidikan lancar, kesejahteraan meningkat. Fraksi PKB berkomitmen penuh, apapun yang menjadi kebutuhan mendesak rakyat, akan kita perjuangkan sampai tuntas,” tutup Gusmen.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi pengawas pembangunan agar jembatan tersebut dapat selesai sesuai target dan bertahan lama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed