Sumbar24jam.com|Pessel-Prestasi membanggakan mengharumkan nama Pesisir Selatan di kancah internasional. Aizan Viko Ramadhan, siswa SMP Negeri 2 Batang Kapas, sukses membawa Indonesia menjadi Juara pada ajang bergengsi Pesta Bola Merdeka Internasional Malaysia 2026 kategori Under-14 (U-14).
Kepastian juara diraih setelah tim yang dibela Aizan, Camico FC, tampil sebagai yang terbaik dan mengangkat trofi champion di laga final.
Tidak mudah meraih gelar tersebut.Camico FC harus bersaing ketat melawan 24 tim tangguh dari 6 negara, yakni tuan rumah Malaysia, Indonesia, Vietnam, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam.
Trofi yang diangkat Aizan di Malaysia bukan sekadar simbol kemenangan.Trofi itu adalah bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola usia dini Indonesia, bahkan dari pelosok daerah, mampu bersaing dan berjaya di level internasional.
Prestasi ini tidak diraih dalam semalam.Aizan Viko Ramadhan adalah putra asli Nagari Taratak Tampatieh,Kecamatan Batang Kapas yang mengawali kecintaannya pada sepak bola dari lapangan kampung sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Perjalanannya ditempa oleh proses panjang yang penuh keringat, disiplin latihan, kegagalan, dan kerja keras.Fondasi itulah yang akhirnya mengantarkannya ke panggung internasional di Malaysia.
Ia berangkat bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai duta bangsa.Dan ia pulang sebagai juara yang berhasil mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi di negeri orang.
Bagi SMP Negeri 2 Batang Kapas, keberhasilan ini menjadi kebanggaan ganda.Aizan membuktikan bahwa pelajar dari daerah mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah melalui jalur olahraga.
Keberhasilan Aizan Viko Ramadhan harus menjadi perhatian dan momentum bersama.Prestasi ini adalah sinyal kuat bahwa potensi anak-anak Pesisir Selatan sangat besar jika diberi kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang tepat.
Dibutuhkan sinergi nyata dari keluarga, sekolah, pelatih, masyarakat, pemerintah daerah, hingga dunia usaha untuk memastikan bakat-bakat seperti Aizan terus tumbuh dan tidak padam.
Mungkin hari ini baru satu nama Aizan yang terlihat. Namun di baliknya, masih banyak anak-anak Pesisir Selatan lain yang menunggu kesempatan yang sama untuk menunjukkan bakatnya.
Kisah Aizan adalah pesan untuk semua anak daerah,jangan pernah meremehkan mimpi hanya karena berasal dari kampung. Hari ini, seorang anak dari Batang Kapas telah membuktikan bahwa langkah kecil dari kampung halaman bisa membawanya berdiri sejajar dengan anak-anak dari 6 negara.
Selamat kepada Aizan Viko Ramadhan. Jadikan trofi juara ini sebagai awal, bukan akhir. Tetap rendah hati, jaga disiplin, jaga pendidikan, dan teruslah berlatih lebih keras. Perjalanan menuju Garuda di dada masih panjang.
Untuk Aizan Viko Ramadhan, hari ini seluruh Pesisir Selatan berdiri dan memberikan hormat untukmu, Nak. Trofi yang kau angkat di Malaysia adalah bukti keberanianmu.
Untuk Keluarga, Guru, dan Pelatih, penghormatan tertinggi patut diberikan. Di balik kaki kecil Aizan yang berlari di Malaysia, ada doa ibu dan ayah yang tak pernah putus, ada bimbingan guru SMPN 2 Batang Kapas yang penuh kesabaran, dan ada tangan dingin pelatih kampung yang tulus membina tanpa pamrih.
Untuk Masyarakat dan Pemerintah Daerah Pesisir Selatan, ini adalah momentum kebanggaan kita bersama. Sudah saatnya potensi seperti Aizan mendapatkan perhatian, pembinaan, dan apresiasi yang lebih besar, agar dari Pesisir Selatan akan lahir lebih banyak lagi Aizan-Aizan berikutnya untuk Indonesia.(*)












