Sumbar24jam.com|Pessel — Wakapolres Pesisir Selatan, Kompol H. Syafrizen, S.H., Datuak Rang Batuah, menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat di Masjid Baiturrahman, Kampung Baru, Nagari Tuik IV Koto Mudeik, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (21/8/2026).
Kehadiran Wakapolres Pesisir Selatan di tengah masyarakat tersebut disambut hangat oleh para jemaah. Tidak hanya hadir untuk melaksanakan ibadah, Kompol H. Syafrizen juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat, tokoh agama, ninik mamak, unsur pemerintahan nagari, serta berbagai elemen masyarakat yang hadir.
Pelaksanaan salat Jumat berlangsung dengan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Sejak sebelum pelaksanaan salat, jemaah mulai berdatangan dan memenuhi Masjid Baiturrahman. Kehadiran sejumlah unsur pemerintahan dan kepolisian semakin menambah suasana kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Batang Kapas beserta jajaran, personel Polsek Batang Kapas yang mewakili Kapolsek Batang Kapas, Wali Nagari Tuik, Ketua BAMUS Nagari Tuik, kepala kampung se-Nagari Tuik, Sekretaris Nagari Lubuk Nyiur IV Koto Mudeik, perangkat Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudeik, tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh agama, pemuda, serta para jemaah Masjid Baiturrahman.
Suasana semakin terasa akrab ketika Kompol H. Syafrizen berbaur bersama masyarakat. Tidak tampak jarak antara seorang pejabat kepolisian dengan warga yang ditemuinya. Kehadirannya justru menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkomunikasi secara langsung dan menyampaikan berbagai hal yang menjadi perhatian di lingkungan mereka.
Dalam khutbah Jumat yang disampaikannya, Kompol H. Syafrizen mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meneladani akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Ia menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui perilaku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, menurutnya, dapat diwujudkan dengan membiasakan diri membaca Al-Qur’an, memahami kandungannya serta berusaha mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Al-Qur’an, kata dia, bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai kebaikan, kejujuran, kesabaran, saling menghormati dan menjaga hubungan antarsesama hendaknya terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kompol H. Syafrizen juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Menurutnya, masyarakat yang kuat bukan hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui hubungan yang baik, kepedulian, saling menghargai dan rasa kebersamaan antarwarga.
“Kalau silaturahmi kita kuat, insyaallah berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat dapat kita selesaikan dengan baik. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh,” pesan Kompol H. Syafrizen dalam kesempatan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga suasana kehidupan yang aman, damai dan penuh keberkahan, serta menghindari berbagai hal yang dapat memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Usai pelaksanaan salat Jumat, Kompol H. Syafrizen kembali berada di tengah-tengah jemaah untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.
Dengan suasana yang lebih santai dan penuh keakraban, Wakapolres mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, lingkungan yang aman dan nyaman akan tercipta apabila seluruh masyarakat memiliki kepedulian dan saling menjaga. Persoalan sekecil apa pun, kata dia, akan lebih mudah diselesaikan apabila komunikasi antara masyarakat dengan pihak kepolisian berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Kompol H. Syafrizen juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Ia mempersilakan warga menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari para jemaah. Suasana yang awalnya merupakan penyampaian pesan Kamtibmas kemudian berkembang menjadi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat, santai dan penuh kekeluargaan.
Sejumlah masyarakat tampak antusias menyampaikan pertanyaan maupun masukan. Kompol H. Syafrizen pun menanggapi satu per satu dengan memberikan penjelasan secara langsung.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari kegiatan. Masyarakat tidak hanya mendengarkan pesan dari kepolisian, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan apa yang mereka rasakan secara langsung.
Bagi Kompol H. Syafrizen, komunikasi seperti itu dinilai penting karena kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dibutuhkan sinergi dan keterlibatan masyarakat agar berbagai persoalan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama.
“Kami ingin masyarakat jangan sungkan berkomunikasi dengan polisi. Kalau ada persoalan, sampaikan. Kalau ada sesuatu yang perlu kita diskusikan, mari kita bicarakan bersama. Polisi adalah bagian dari masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran Wakapolres Pesisir Selatan di Masjid Baiturrahman tersebut akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk menyampaikan syiar Islam dan pesan-pesan Kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat.
Suasana penuh keakraban tersebut menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu harus dalam suasana formal. Duduk bersama, berdiskusi, mendengarkan keluhan warga dan makan bersama juga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Bagi masyarakat Kampung Baru dan Nagari Tuik IV Koto Mudik, kehadiran Wakapolres secara langsung di tengah-tengah mereka menjadi sebuah momentum yang berkesan. Selain mendapatkan tausiah dan pesan keagamaan, masyarakat juga memperoleh kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan pimpinan kepolisian di Kabupaten Pesisir Selatan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, suasana semakin hangat dengan acara makan bersama. Wakapolres Pesisir Selatan bersama unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, ninik mamak, personel kepolisian dan para jemaah duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Kebersamaan tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama. Senyum dan suasana santai terlihat dari seluruh peserta yang hadir, menjadi gambaran sederhana tentang kuatnya semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk terus membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dengan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dikomunikasikan dan diselesaikan secara bersama-sama.
Kehadiran Kompol H. Syafrizen juga menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian bukan semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat, mendengarkan suara warga, membangun komunikasi, serta ikut merawat kebersamaan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Polri hadir di tengah masyarakat, mendengar masyarakat dan bersama masyarakat menjaga keamanan, ketertiban serta keharmonisan lingkungan.(*)












