Kementerian Pendidikan Pantau Proyek Revitalisasi Sarana Sekolah di Lima Puluh Kota

Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota, Endri Mulyadi, mendampingi Fasilitator Kementerian Pendidikan, Nadia Abas, saat melakukan pemantauan (monitoring) ke sejumlah sekolah penerima dana Revitalisasi Sarana dan Prasarana pada Rabu (19/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pengerjaan fisik di lapangan berjalan tepat mutu dan tepat waktu. Ada dua sekolah yang menjadi fokus kunjungan kali ini, yaitu SD Negeri 01 Nagari Sarilamak dan SD Negeri 04 Nagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh.
Saat mendatangi SDN 01 Sarilamak, tim disambut hangat oleh Perencana Dinas Pendidikan Erwin Satriadi, Kepala Sekolah Fitria, Pengawas Resky, serta Ketua Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP) Yulvera. Sementara di SDN 04 Taeh Bukik, rombongan diterima oleh Kepala Sekolah Wirdatis, Sekretaris P2SP Rafi Djoeremie, bersama pengawas dan perencana setempat.
Usai meninjau langsung kondisi bangunan, Fasilitator Kementerian Pendidikan, Nadia Abas, menjelaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan di kedua sekolah tersebut terpantau sudah berjalan baik dan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).
“Namun dengan waktu yang tersisa, kami berharap pengelola dapat memaksimalkan kinerja untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai target waktu yang telah ditetapkan,” ujar Nadia kepada awak media.
Merespons arahan tersebut, Kepala SDN 01 Sarilamak, Fitria, menyampaikan rasa terima kasihnya. Menurutnya, bimbingan langsung dari tim pemantau sangat krusial bagi pihak sekolah dalam mengelola dana revitalisasi secara amanah.
“Tanpa bantuan, bimbingan, serta arahan dari fasilitator dan dinas pendidikan, kami sebagai pengelola belum tentu bisa menyelesaikan program ini dengan baik,” ungkap Fitria, yang juga diaminkan oleh perencana, pengawas, dan Ketua P2SP yang hadir di lokasi.
Di sisi lain, Kabid Dikdas Lima Puluh Kota, Endri Mulyadi, kembali menegaskan pentingnya komitmen, akuntabilitas, dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini.
“Kita semua berharap proyek revitalisasi ini berjalan sukses tanpa kendala. Semua proses administrasi hingga fisik harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan wajib disesuaikan dengan juknis kementerian,” tegas Endri menutup pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *