Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Guna menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan salah satu objek vital sekaligus ikon wisata di Sumatera Barat, personel gabungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar aksi gotong royong (giat bersih) di sepanjang kawasan Jembatan Layang (Fly Over) Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kamis (16/7/2026)
Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmadinol, S.Pd., yang bergerak sinergis bersama puluhan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lima Puluh Kota serta unsur dinas terkait lainnya.
Fokus utama dari giat bersih ini meliputi pembersihan sampah plastik yang berserakan di bahu jalan jembatan, pembersihan saluran drainase untuk mengantisipasi genangan air saat curah hujan tinggi, hingga penataan area sekitar yang kerap dijadikan tempat berkumpul.
Dalam sela-sela kegiatan, Kasat Pol PP kabupaten limapuluh Kota Rahmadinol menekankan bahwa kebersihan kawasan Kelok Sembilan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan perhatian konsisten.
Mengingat posisi strategis jembatan layang ini sebagai jalur utama penghubung Provinsi Sumatera Barat dan Riau, estetikanya harus tetap terjaga demi kenyamanan para pelintas jalan dan wisatawan.
“Kelok Sembilan bukan hanya infrastruktur penghubung, melainkan wajah dan ikon kebanggaan Kabupaten Lima Puluh Kota. Melalui giat bersih bersama Satpol PP dan instansi terkait ini, kita ingin memberikan contoh nyata sekaligus mengedukasi masyarakat, terutama para pedagang kaki lima (PKL) dan pengunjung, untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Rahmadinol.
Di tempat yang sama, perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Lima Puluh Kota menyatakan kesiapannya untuk terus mengawal ketertiban di kawasan tersebut.
Selain membersihkan sampah fisik, personel pamong praja juga memberikan imbauan persuasif kepada para pedagang agar menjaga kebersihan lapak masing-masing dan mematuhi batas wilayah berjualan agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan keselamatan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Melalui aksi terpadu ini, diharapkan kesadaran publik terhadap kelestarian lingkungan di sepanjang mahakarya infrastruktur Kelok Sembilan dapat terus meningkat, sehingga kawasan ini tetap aman, bersih, dan berwawasan lingkungan.












