Mengenal Sosok Kodam Baru Sumbar-Jambi, Ini Rekam Jejak Emas Mayjen TNI Arief Gajah Mada

PADANG, Sumbar24jam.com – Struktur komando teritorial TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak sejarah baru. Perwira tinggi bintang dua, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., dipercaya mengemban amanat krusial sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XX/Tuanku Imam Bonjol.

Penunjukan ini menempatkan Mayjen TNI Arief Gajah Mada sebagai pejabat pertama yang menahkodai markas komando daerah militer baru tersebut. Wilayah teritorial Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol memiliki posisi strategis tersendiri karena menaungi dua provinsi sekaligus di koridor Sumatra bagian barat, yakni Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi.

Mayjen TNI Arief Gajah Mada merupakan jenderal jebolan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1992. Pria kelahiran 11 Januari 1969 ini berada di dalam satu lingkaran angkatan (leting) yang sama dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Selain matang di dunia militer, ia juga membekali diri di bidang akademis dengan menyandang gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) serta Magister Manajemen (M.M.).

Sebelum mendapat promosi emas untuk memimpin Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan yang paripurna.

Ia telah melewati berbagai penugasan strategis yang komprehensif, mulai dari pasukan pemukul tempur, satuan teritorial, hingga birokrasi personel di tingkat Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Karier teritorialnya ditempa saat menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor yang merupakan wilayah penyangga ibu kota negara. Jenderal dari kecabangan Infanteri ini juga sempat menduduki posisi strategis sebagai Asisten Personel (Aspers) Kasdam XVI/Pattimura di Maluku, Wakil Asisten Personel (Waaspers) Kasad Bidang Binwatpers, Direktur Teritorial (Dirter) Pusterad, hingga puncaknya dipercaya sebagai Aspers Kasad pada periode 2023–2025.

Bagi masyarakat Sumatera Barat, sosok Mayjen TNI Arief Gajah Mada sebenarnya sudah tidak asing lagi, Jenderal bintang dua ini memiliki ikatan emosional dan historis yang sangat kuat dengan bumi Ranah Minang karena pernah sukses mengemban amanat sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja pada medio 2020 hingga 2021 lalu.

Selama masa penugasannya, Mayjen TNI Arief dikenal luas sebagai figur pemimpin yang menerapkan pendekatan humanis namun tetap tegas dan disiplin dalam mengawal konstitusi. Rekam jejaknya saat memimpin teritorial di Sumbar menjadi modal penting yang memudahkannya kembali ke daerah ini dengan skala tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Pengalamannya berinteraksi dengan kebudayaan lokal diyakini akan mempercepat penguatan sinergitas pentahelix di wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Dipenutup Mayjen TNI Arief Gajah Mada komitmen utamanya adalah merajut kolaborasi yang harmonis dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat dan Jambi, instansi pemerintahan, serta merangkul para tokoh adat (Niniak Mamak) setempat demi menjaga stabilitas keamanan dan menyukseskan akselerasi pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *