Mario, Penanganan Perkara Kematian Guru PPPK ” Tegakan Hukum dengan Adil.

Sumbar24jam.com|Pessel-Pengurus Persatuan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik ( PJKIP) Kabupaten Pesisir Selatan Mario Rosy ( Wartawan Posmetro- Pessel) memberikan perhatian pada perkara meninggalnya seorang pria berprofesi sebagai guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

IPP ditemukan meninggal didalam kamar di mes personil Polisi Polres Pessel, di Kenagarian Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Berbagai persepi bermunculan terkait penyebab kematian IPP (32) guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) yang terus menjadi trending topik di beberapa media online.

Penyidik Polres Pesisir Selatan menyampaikan jika saat sedang menunggu hasil visum, dan sementara pihak keluarga korban melalui kuasa hukum telah melaporkan permasalahan tersebut ke Propam Polda Sumbar.

Menurut Mario, ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat, apa yang sebenarnya motif kematian guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

Agar, ada kejelasan dalam penanganan perkara ini secara transparan dan tidak ada yang ditutup – tutupi, Mario Rosy berharap pihak terkait bisa menyampaikan kondisi tersebut secara terbuka dan profesional, ” tegas nya.

Hal itu seiring dengan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada institusi Polri pada peringatan Hari Bhayangkara Ke – 80, enam point menjadi perhatian, pertama jagalah kepercayaan rakyat, dekat dengan rakyat, tegakan hukum dengan adil, tingkatan profesionalisme, perkuat sinergitas dan terus berbenah dan rendah hati.

Pesan disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada Polri biasa menjadi pelecut, penyemangat, dan motivasi untuk melaksanakan tugas, salah satunya tegakan hukum dengan adil, dan jaga kepercayaan rakyat, ” sampai Mario

Maka, dalam setiap tahapan penanganan perkara kematian guru PPPK bisa disampaikan ke masyarakat, hal ini agar publik mendapatkan informasi perkembangan penanganan perkara tersebut, sekaligus menghilangkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Untuk itu, setiap tahapan – tahapan pemeriksaan dan penanganan perkara bisa disampaikan pada publik, ” kata Mario.

” Kita, apresiasi pihak terkait sedang bekerja keras dalam penanganan perkara ini, dan kita juga berharap ada benang merah bisa ditarik dari kejadian ini,” tegas Mario Rosy ( Wartawan Posmetro).

Peristiwa itu sendiri terjadi di saat Polri sedang merayakan Hari Bhayangkara Ke -80, dan dimana orang no satu di Polres Pesisir Selatan akan berganti Kepala Kepolisian Resort Pesisir Selatan.

Sekarang publik dan keluarga korban menunggu komitmen dari pihak penegak hukum sedang bekerja, dalam mengungkap takbir kematian guru PPPK , yang mana telah menjadi perhatian publik.

” Kita percaya, pihak – pihak yang berwenang mampu bekerja secara profesional, dan benar – benar hukum bisa ditegakkan, katakan benar jika iru benar katakan salah jika itu salah, sampaikan sebenar – benarnya dan tidak ada yang ditutupi, dibuka secara transparan, ” harap nya.

Lebih lanjut, Mario juga menyampaikan pesan dan harapan agar kedepan tidak terulang kembali, bisa diperketat lagi pengawasan keluar masuk warga yang ingin bertamu ataupun datang ke mes Polres Pessel.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed