Payakumbuh, Sumbar24jam.com – Tim sepak bola SMAN 3 Payakumbuh (SMANTIG) sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Sumatra Barat. Skuad tangguh ini berhasil keluar sebagai Juara 2 dalam turnamen sepak bola bergengsi antar-pelajar yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 1 Sijunjung (SMANDASI).
Turnamen ketat yang berlangsung pada 23 hingga 25 April 2026 tersebut diikuti oleh 16 sekolah terbaik dari berbagai daerah di Sumatra Barat. Keberhasilan SMANTIG menembus babak final dan meraih posisi runner-up menjadi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan bakat luar biasa para pelajar kota Payakumbuh di bidang olahraga.
Kepala SMAN 3 Payakumbuh, Iswandi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim pelatih, official, serta seluruh pemain yang telah berjuang habis-habisan di lapangan hijau.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi capaian Juara 2 yang berhasil diperoleh tim sepak bola SMANTIG pada ajang HUT SMANDASI Tingkat Sumbar ini. Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar sekolah,” ujar Iswandi.
Lebih lanjut, Iswandi berharap prestasi ini menjadi batu loncatan bagi tim sepak bola sekolah untuk terus berkembang.
Ia menargetkan skuad SMANTIG dapat tampil lebih maksimal dan merebut podium tertinggi pada kompetisi-kompetisi selanjutnya.
“Harapan kami kedepannya performa tim bisa jauh lebih bagus lagi, konsisten, dan mampu membawa pulang trofi Juara 1 di tingkat Sumatra Barat pada turnamen berikutnya,” pungkasnya optimis.
Capaian positif di bidang olahraga ini sekaligus menegaskan komitmen SMAN 3 Payakumbuh dalam mendukung penuh bakat non-akademik siswa. Sekolah juga memastikan lingkungan belajar tetap kondusif, aman, dan fokus pada hal-hal produktif.
Terkait isu sosial yang sempat muncul pada Maret 2026 lalu mengenai pemasangan spanduk sepihak di pagar luar sekolah, pihak manajemen menegaskan bahwa persoalan tersebut telah selesai sepenuhnya.
Kasus itu telah tuntas secara damai dan kekeluargaan melalui klarifikasi serta permintaan maaf dari pihak-pihak eksternal yang terlibat, sehingga tidak mengganggu konsentrasi siswa dalam mengejar prestasi, seperti yang baru saja dibuktikan oleh tim sepak bola SMANTIG.






