Payakumbuh,Sumbar24jam.com – Kegiatan berupa longmarch dan orasi kemanusiaan tersebut digelar pada Minggu, 11 Oktober 2026, di depan Kantor Pos Kota Payakumbuh, dengan mengusung pesan “Gaza dan Aqsa Kami Tidak Lupa.”
Aksi ini juga mengangkat tema “Muhasabah dan Doa, Refleksi 3 Tahun Genosida Gaza”, sebagai momentum untuk mengenang peristiwa kemanusiaan yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 hingga 7 Oktober 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah peserta mengikuti kegiatan dengan mengenakan atribut dan syal bermotif bendera Palestina.
Mereka berkumpul di panggung kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara, termasuk orasi kemanusiaan yang menyuarakan kepedulian terhadap kondisi rakyat Palestina.
Pesan “Gaza dan Aqsa Kami Tidak Lupa” menjadi penegasan bahwa kepedulian terhadap penderitaan masyarakat Gaza dan persoalan Masjid Al-Aqsa tetap menjadi perhatian dalam gerakan solidaritas tersebut.
Melalui aksi longmarch dan orasi, peserta menyampaikan aspirasi kemanusiaan sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap nasib rakyat Palestina, terutama warga sipil yang terdampak konflik berkepanjangan.
Selain menyuarakan solidaritas, kegiatan yang mengusung muhasabah dan doa tersebut juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, mendorong perlindungan warga sipil, serta menyuarakan harapan akan terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Peringatan tiga tahun sejak 7 Oktober 2023 hingga 7 Oktober 2026 menjadi momentum bagi peserta untuk kembali mengingat pentingnya dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Melalui kegiatan PALIKO Peduli Palestina, masyarakat Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota diharapkan terus menjaga semangat solidaritas serta kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan di Palestina.
“Gaza dan Aqsa Kami Tidak Lupa” menjadi pesan utama dalam aksi tersebut, sekaligus pengingat bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan perlu terus dijaga dan disuarakan.
![]()












