Payakumbuh,Sumbar24jam.com — Semangat kebersamaan dan gotong royong terus dirawat oleh masyarakat perantau asal Jawa di Kota Payakumbuh. Melalui wadah Paguyuban Keluarga Jawa (Paku Wojo), puluhan warga menggelar pertemuan silaturahmi rutin bulanan di Kantor Sekretariat, Jalan Anyelir, Kelurahan Parik Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, jumat (14/8/2026)
Pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan ini dijadwalkan secara berkala setiap minggu kedua setiap bulannya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Paku Wojo, tokoh masyarakat setempat, serta para perantau Jawa dari berbagai latar belakang profesi yang kini telah menetap di Kota Rendang tersebut.
Agenda utama dari kegiatan rutin ini adalah sebagai ajang silaturahmi, bertukar kabar, sekaligus membahas berbagai program sosial internal organisasi.
Ketua Paku Wojo Kota Payakumbuh, Drs. Sri Joko Purwanto, menekankan pentingnya menjaga kekompakan sesama perantau. Pria yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Demokrat dua periode (2019–2024 dan 2024–2029) sekaligus Ketua Komisi A DPRD Payakumbuh ini berharap, organisasi tersebut dapat menjadi rumah kedua yang nyaman serta memberikan dampak positif bagi anggota maupun lingkungan sekitar.
“Kita ingin memastikan bahwa warga perantau dari Jawa tetap guyub, rukun, dan saling membantu. Di sisi lain, kita juga memegang teguh prinsip ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’.
Kehadiran paguyuban ini harus membawa manfaat dan berkontribusi aktif bagi pembangunan Kota Payakumbuh,” ujar Sri Joko dalam sambutannya.
Sebagai informasi, cikal bakal paguyuban Paku Wojo bermula pada tahun 2021 melalui gagasan yang didorong oleh aspirasi ketua paguyuban. Pendirian ini didukung lewat alokasi dana hibah pokok-pokok pikiran (Pokir) senilai Rp200 juta. Setelah melalui proses persiapan, Paku Wojo akhirnya resmi terbentuk dan dikukuhkan serta meresmikan kantor sekretariat pada tanggal 6 November 2023 yang dihadiri langsung oleh Sekdako Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, M.Si.
Saat ini, organisasi paguyuban Paku Wojotersebut telah merangkul sekitar 120 orang anggota aktif yang mayoritas berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk mendukung kebutuhan sosial para anggotanya, Paku Wojo juga telah memiliki lahan pandam (pekuburan) mandiri seluas kurang lebih 150 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Padang Data.
Saat ini, organisasi paguyuban Paku Wojo
tersebut telah merangkul sekitar 120 orang anggota aktif yang mayoritas berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk mendukung kebutuhan sosial para anggotanya, Paku Wojo juga telah memiliki lahan pandam (pekuburan) mandiri seluas kurang lebih 150 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Padang Data.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bersama, keberkahan usaha, serta kerukunan seluruh masyarakat Kota Payakumbuh baik warga asli maupun perantau yang kini telah menyatu membina hidup di kota tersebut.












