Kebut Pengerasan Jalan di Buluh Kasok, Satgas TMMD Ke-129 dan Warga Wujudkan Kemanunggalan

Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com — Akses transportasi yang layak kini bukan lagi sekadar impian bagi masyarakat pedalaman Kabupaten Lima Puluh Kota. Memasuki fase akhir pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Satgas Kodim 0306/50 Kota bersama warga Jorong Buluh Kasok terus bergerak cepat memacu pengerjaan infrastruktur di lapangan, Senin (10/8/2026).

Fokus utama pengerjaan fisik saat ini diarahkan pada percepatan pengerasan badan jalan baru sepanjang 2,7 kilometer yang menghubungkan Jorong Buluh Kasok dengan Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Pantauan di lokasi menunjukkan material pasir batu (sirtu) diratakan secara bergotong royong guna memperkuat struktur tanah agar jalan lebih kokoh serta tidak mudah rusak akibat faktor cuaca.

Terpantau dilapangan oleh awak media serta dilansir beberapa media online dan cetak menerbitkan bahwa ruas jalan dengan lebar 7 meter ini pengerjaan pengerasannya telah menyentuh angka 20 persen setelah sebelumnya penyiapan badan jalan rampung hingga 92 persen.

Keterlibatan aktif penduduk setempat menjadi motor penggerak utama di samping penggunaan alat berat. Sebanyak 110 personel TNI, 5 personel Polri, bersama perwakilan pemerintah daerah dan warga setempat berdiri bahu-membahu menyebarkan material demi memastikan target pengerasan selesai tepat waktu.

Dandim 0306/50 Kota sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Adi Novriadi Nata menegaskan bahwa keberadaan jalan baru ini diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Jalur ini akan memotong waktu distribusi hasil pertanian menuju pasar, mempermudah akses anak-anak ke fasilitas pendidikan, serta mempercepat jangkauan layanan kesehatan yang selama ini sulit diakses.

Selain pengerasan jalan utama, Satgas TMMD Ke-129 juga mencatatkan perkembangan signifikan pada sejumlah sasaran fisik dan nonfisik lainnya yang kini telah rampung 100 persen, meliputi:

– Penurunan Elevasi Jalan: Selesai 100% sepanjang 400 meter.
– Drainase & Sanitasi: Rampung 100% untuk pemasangan 5 titik gorong-gorong serta pembangunan batu pelindung sepanjang 100 meter.
– Rehabilitasi Rumah: 7 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berhasil dibedah total hingga mencapai 100%.
– Ketahanan Pangan: Program pengelolaan lahan seluas 1 hektare selesai 100%.
– Monumen Landmark: Pembangunan Tugu TMMD Ke-129 saat ini telah menyentuh angka 75%.
– Fasilitas Air Bersih: Program Manunggal Air Bersih berjalan lancar dan telah mencapai progres 89%.

Semangat Manunggal Membangun Negeri
Dansatgas menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan nyawa dari keberhasilan seluruh program TMMD. Kerja sama lintas sektoral ini membuktikan bahwa pembangunan bernilai jauh lebih bermakna ketika digarap bersama secara swadaya.

Melalui semangat gotong royong ini, TMMD tidak sekadar meninggalkan warisan berupa infrastruktur fisik baru. Program ini sukses mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat sekaligus menyatukan langkah konkret dalam membangun negeri, dimulai dari penguatan sendi-sendi kesejahteraan di tingkat nagari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *