Naiki Motor Tinjau Akses Baru Harau, Tim Wasev Mabesad Puji Progres Cepat TMMD ke-129 Kodim 50 Kota

Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) turun langsung meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (23/7/2026).

Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Ketua Tim Wasev Mabesad, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, didampingi Mayor Cke Hilman Riddlo selaku Pabanda Bin RRWP Spaban Bakti TNI Sterad. Kedatangan tim teras Mabesad ini disambut langsung oleh Dansatgas TMMD yang juga Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, bersama jajaran Pemkab Limapuluh Kota yang diwakili Asisten I, Kepala Kesbangpol Deddy Permana, Kasat Pol PP Rahmadinol, serta Wali Nagari Sarilamak Olly Wijaya.

Rangkaian peninjauan diawali dengan dialog interaktif bersama masyarakat di Posko TMMD yang berpusat di halaman UPTD SMPN 4 Harau. Usai berdialog, rombongan melakukan aksi penghijauan berupa penanaman pohon di jalur baru, yang dilanjutkan dengan peninjauan medan menggunakan sepeda motor akibat kontur jalan perbukitan yang menantang.

Di lokasi kerja, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata memaparkan bahwa jalan baru yang dibelah melalui program TMMD ini akan memangkas jarak tempuh masyarakat dari Jorong Buluah Kasok menuju pusat pemerintahan di Kantor Bupati Limapuluh Kota, Pasar Sarilamak, hingga akses utama Jalan Lintas Sumatera Barat–Riau melalui Jorong Aia Putiah.

Melihat urgensi jalur logistik tersebut, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung berharap Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sigap menindaklanjuti dan mengawal keberlanjutan proyek infrastruktur yang sudah dirintis oleh TNI agar tidak mandek pada tahap pembukaan jalan saja.

“Saya berharap pemerintah daerah segera berkoordinasi untuk meningkatkan tahapan pembangunan jalan ini, mulai dari pengerasan hingga tahap berikutnya (pengaspalan). Dengan begitu, kualitas jalan semakin baik, lebih tahan terhadap cuaca maupun potensi bencana, dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Brigjen Parlindungan.

Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi berkala di lapangan, jenderal bintang satu ini menilai seluruh progres pelaksanaan TMMD ke-129 berjalan mulus sesuai dengan garis batas timeline kerja yang ditetapkan. Jalan tembus ini diyakini akan menjadi urat nadi baru yang mendongkrak mobilitas serta denyut aktivitas ekonomi warga.

Meski memberikan rapor hijau, ia tetap mengingatkan Satgas TMMD agar memanfaatkan sisa waktu operasi yang ada untuk memaksimalkan kualitas pengerjaan fisik di lapangan, terutama memperkuat konstruksi tanah jalan agar tidak mudah tergerus erosi.
Selain menyisir pembangunan jalan interkoneksi, Tim Wasev Mabesad juga menyambangi sejumlah rumah warga kurang mampu yang masuk dalam sasaran program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta meninjau demplot penanaman jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Secara keseluruhan, Mabesad memberikan apresiasi tertinggi atas capaian kerja fisik maupun nonfisik jajaran Kodim 0306/50 Kota. “Progresnya termasuk sangat cepat dan berjalan dengan baik,” pungkas Brigjen Parlindungan mengakhiri kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *