Dikomandoi Para Pengusaha Muda, Masjid Jami’ Parak Batuang Payakumbuh Istiqomah Santuni Puluhan Anak Yatim

Payakumbuh,Sumbar24jam.com – Pengurus Masjid Jami’ Kota Payakumbuh kembali merealisasikan komitmen kepedulian sosialnya melalui penyaluran santunan bulanan bagi anak yatim dan piatu. Agenda rutin yang dikemas dalam program “Jumat Berkah” ini dilaksanakan langsung ba’da Isya pada Jumat (10/7/2026), bertempat di kompleks masjid yang berlokasi strategis di kawasan Simpang Kasda, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Parak batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Aksi sosial ini digerakkan oleh formasi kepengurusan baru yang didominasi oleh para pengusaha muda progresif. Masjid Jami’ saat ini dikomandoi oleh H. Freski Nanda (pengusaha importir sparepart HP) selaku Ketua, didampingi H. Emli Wazir (eksportir manggis) sebagai Ketua 1, serta Wahyu Hidayat (pemilik bisnis Rendang Mak Yus) yang mengemban amanah sebagai Sekretaris.

Langkah kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran pengurus baru beserta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dalam menjaga amanah jemaah dan donatur (muhsinin). Melalui struktur yang akuntabel, mereka memastikan dana umat bergerak produktif dan tepat sasaran untuk menyokong kehidupan anak-anak yang membutuhkan di sekitar lingkungan ibadah.

Dalam laporan resmi keuangan yang dirilis, total dana kemanusiaan yang berhasil dihimpun untuk periode Juli 2026 ini mencapai Rp13.160.000. Angka tersebut diperoleh dari akumulasi saldo bulan lalu sebesar Rp1.809.000, sumbangan kotak amal senilai Rp6.751.000, serta donasi dari para donatur tetap maupun hamba Allah, baik via transfer maupun tunai, sebesar Rp4.600.000. Dari total dana yang terkumpul, pengurus sukses menyalurkan santunan tunai sebesar Rp10.500.000.

Alokasi tersebut didistribusikan secara merata kepada 21 anak yatim dan piatu binaan Masjid Jami’, di mana masing-masing anak menerima santunan senilai Rp500.000. Sisa kas saldo dana yatim saat ini tercatat sebesar Rp2.660.000 yang akan disimpan untuk penyaluran periode berikutnya.

Kepada awak media, Sekretaris Masjid Jami’, Wahyu Hidayat, menekankan bahwa program ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan, melainkan sebuah gerakan sosial yang terukur. Pihak pengurus menerapkan metode verifikasi yang ketat agar bantuan jatuh ke tangan yang berhak.

“Kegiatan ini konsisten kami lakukan setiap bulannya dengan fokus utama warga masyarakat di sekitaran Masjid Jami’ Simpang Kasda. Tim kami di lapangan melakukan pendataan secara detail dan detail, mengecek langsung di mana rumahnya dan siapa keluarganya. Hal ini krusial agar kita tahu pasti siapa yang betul-betul layak menerima bantuan rutin ini,” ujar Wahyu Hidayat.

Keberhasilan penyaluran ini tidak lepas dari peran aktif jajaran DKM Masjid Jami’ yang bergerak militan di lapangan. Nama-nama seperti Eriansyah, Riko, Akbar Chaniago, Ibrahim, Wira, Sutan Mudo, Syamil, dan Irfan menjadi motor penggerak yang memastikan proses distribusi santunan ba’da Isya berjalan tertib dan khidmat.

Mewakili seluruh pengurus di bawah kepemimpinan H. Freski Nanda, manajemen Masjid Jami’ menyampaikan rasa syukur mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan jemaah yang terlibat.
“Jazakumullah khairan katsira atas keikhlasan dan kepercayaan Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari sekalian yang telah mempercayakan infak serta sedekahnya melalui program Jumat Berkah Masjid Jami’.

Semoga amal baik dari semua muhsinin dibalas oleh Allah SWT dengan limpahan pahala, rezeki yang berlipat ganda, serta umur yang penuh dengan keberkahan,” tutur pihak pengurus menutup keterangannya.

Melalui transparansi laporan dan pengetatan validasi data seperti ini, Masjid Jami’ Simpang Kasda berhasil membangun kepercayaan yang kuat di kalangan masyarakat. Pola manajemen rumah ibadah yang profesional ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok serta kelangsungan pendidikan anak-anak yatim/piatu di wilayah Kota Payakumbuh secara berkelanjutan.

Reporter (Arul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *