AGAM,Sumbar24jam.com – Program Tentara Manunggal Membangun Nagari (TMMN/TMMD) Kabupaten Agam tahun 2026 resmi difokuskan pada pembukaan dan perbaikan ruas jalan Lariang – Paluganan – Padang Manggih di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Proyek infrastruktur sepanjang kurang lebih 3 kilometer ini diyakini akan membawa dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan dan roda perekonomian masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan telah dimulai melalui tahapan Pra-TMMD pada Kamis (18/06/2026).
Langkah awal ini ditandai dengan doa bersama antara TNI, pemerintah nagari, dan warga di Masjid Jami’ Simaung Hilia, yang kemudian dilanjutkan dengan pembersihan badan jalan menggunakan alat berat ekskavator.
Tokoh masyarakat Nagari Nan Tujuah sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Agam, Syafril Dt. Rajo Api, menjelaskan bahwa proyek fisik ini mencakup pembersihan bahu dan badan jalan, pembangunan dua unit jembatan, pemasangan gorong-gorong, pengerasan, pengedaman, hingga pengecoran jalan.
“Target utama TMMN Agam 2026 ini adalah memastikan jalan ini dapat dilalui dengan lancar oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar pria yang akrab disapa Nyiak Api tersebut kepada media.
Nyiak Api menambahkan, akses jalan yang mumpuni akan memangkas waktu tempuh warga menuju pasar, sekolah, rumah sakit, serta mempercepat akses ke jalan nasional lintas Bukittinggi – Medan.
Lebih dari itu, keterbukaan akses ini berpotensi besar membuka area pertanian dan perkebunan baru, kawasan pemukiman, hingga pembangunan pusat olahraga seperti lapangan sepak bola.
Sebagai bentuk persiapan matang, Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Paparan Kegiatan TMMN Agam 2026 juga telah digelar pada Kamis (02/07/2026) di Makodam XX/Tuangku Imam Bonjol. Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Irdam XX/TIB, Danrem 032/Wirabraja, serta dihadiri oleh Dandim 0304/Agam, jajaran Pemda Agam, dan DPRD Agam.
Sementara itu, Ketua BAMUS Nagari Nan Tujuah, Suharman Dt. Bandaharo (Nyiak Naro), mengonfirmasi bahwa aktivitas di lapangan saat ini masih dalam tahap Pra-TMMD.
“Pembukaan TMMN secara resmi dijadwalkan pada 15 Juli 2026 mendatang. Selain perbaikan jalan, program ini juga menyasar kegiatan sosial lainnya seperti bedah rumah tidak layak huni dan pembuatan fasilitas MCK bagi warga,” jelas Nyiak Naro via WhatsApp.
Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme warga. Semangat gotong royong (goro) terlihat nyata lewat keterlibatan aktif masyarakat, perangkat nagari, hingga tokoh daerah seperti Syafril Dt. Rajo Api yang turun langsung bekerja membaur bersama prajurit TNI.
Menutup keterangannya, Nyiak Api menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada TNI, Kodam XX/TIB, Korem 032/Wirabraja, Kodim 0304/Agam, serta Pemda dan DPRD Agam. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus kompak dan bahu-membahu menyukseskan program ini.
“Mari kita sukseskan TMMN Agam 2026 ini bersama-sama, agar hasilnya dapat segera dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.












