Sumbar24jam.com|Pessel-Perubahan nyata mulai dirasakan masyarakat melalui Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Tak sekadar memperbaiki rumah tidak layak huni, program ini menjadi titik balik bagi warga untuk menjalani hidup yang lebih layak dan mandiri.
Bantuan yang bersumber dari aspirasi Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, disalurkan di sejumlah kecamatan, seperti Airpura, Pancung Soal, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, hingga Lunang, pada Minggu (3/5/2026).
Kepala Dinas Sosial Pesisir Selatan, Ilham R. Putra, S.STP, yang turun langsung ke lapangan menegaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ini bukan sekadar bedah rumah. Ini tentang mengembalikan martabat dan membuka peluang hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain renovasi hunian, pemerintah juga menyerahkan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas dan lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap aksesibilitas dan kualitas hidup.
Menariknya, setiap penerima manfaat juga mendapatkan bantuan modal usaha. Langkah ini dinilai sebagai strategi agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu berdiri di atas kaki sendiri.
“Bantuan ini harus menjadi awal kebangkitan, bukan ketergantungan,” tegas Ilham.
Program RST menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat menghadirkan solusi konkret dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Ke depan, masyarakat berharap program serupa dapat terus diperluas dan merata, sehingga tidak ada lagi warga yang tinggal di hunian tidak layak di Kabupaten Pesisir Selatan.(***)
![]()
