Sukses di Gelar : Geliat Ekonomi Peternak Lokal, Ratusan Kambing PE Terbaik Unjuk Gigi di Ajang Walikota Cup Payakumbuh 2026

Payakumbuh,Sumbar24jam.com – Ratusan peternak dari berbagai penjuru Sumatra Barat hingga Provinsi Riau memadati Lapangan Bola Kampus 2 Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Minggu (2/8/2026). Kehadiran mereka untuk menguji kualitas hewan ternak andalannya dalam ajang bergengsi Walikota Cup Kontes Kambing Peranakan Etawa (PE) 2026.

Event regional ini sukses terselenggara berkat kolaborasi strategis antara Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Kota Payakumbuh bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Faterna Unand Payakumbuh, serta digagas bersama Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Mardion Fernandes.

Terpantau dilokasi antusiasme peserta terbukti sangat tinggi. Kontes ini tidak hanya diikuti oleh peternak lokal dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Solok, dan Bukittinggi, melainkan juga diserbu peserta luar provinsi seperti Pekanbaru, Kampar, Bangkinang, Duri, Ujung Batu (Riau), Jambi hingga Bandung.

Struktur kepanitiaan ajang ini dikomandoi oleh Beni Satria Putra, S.Pt (Ketua), Ahmad Solihuddin (Wakil Ketua), Muhammad Zakhi Pratama (Sekretaris), dan Imam Mardi (Bendahara).

“Ajang ini dirancang terbuka untuk umum dengan sasaran peserta dari komunitas peternakan, anggota HPDKI, peternak mandiri, hingga peternak pemula,” ujar Mardion Fernandes. Ia juga mendorong Pemerintah Kota Payakumbuh agar menjadikan event ini sebagai acuan berkala agar pelaksanaannya tahun depan bisa menjaring lebih banyak peserta.

Lebih lanjut ketua pelaksana, Beni Satria Putra, S.Pt, menjelaskan bahwa kompetisi dibagi ke dalam beberapa kelas utama demi menjaga keadilan:

Kelas Ekstrem Jantan: Kategori khusus untuk bobot dan struktur tubuh ekstrem.
Kelas A, B, C, D, dan E: Dibagi berdasarkan kategori Jantan dan Betina sesuai klasifikasi usia dan gigi seri.

Kelas Kambing Perah Betina.
Sistem penilaian mengacu pada standardisasi ketat HPDKI dengan melibatkan tim juri profesional independen. Parameter yang dinilai meliputi Kesehatan Ternak (pemeriksaan fisik oleh tim dokter hewan), Struktur Tubuh (keserasian postur, kombinasi bentuk kaki, dan kepala nonong melengkung), serta Nilai Seni (karakter khas PE, kerapian bulu belakang/rewos, keserasian tanduk, lipatan telinga, dan performa berjalan di panggung).

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, S.Si., MP., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara peternak dan mahasiswa ini. Ia berharap agenda positif tersebut bisa bertransformasi menjadi agenda tahunan.

Senada dengan hal itu, Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, yang hadir langsung di lokasi acara, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa Unand dan seluruh peserta lintas daerah yang telah menyukseskan acara.

Agenda positif buat peternak sehingga dengan adanya kontes peternak kambing Etawa ini akan menjadikan kota Payakumbuh sebagai kota pembibitan ternak kambing Etawa kedepannya,” tegasnya.

“Berdasarkan data survei, populasi peranakan dari tahun 2021 hingga 2025 berkisar antara 3.000 sampai 4.000 ekor setiap tahunnya. Ke depan, kita targetkan ada peningkatan yang signifikan,” tutur Zulmaeta. Ia menegaskan kontes ini merupakan motor penggerak ekonomi yang krusial untuk meningkatkan mutu genetik, nilai jual ternak, sekaligus mendukung program pemenuhan gizi nasional lewat produksi susu etawa.

Dampak positif instan dirasakan langsung oleh peternak. Al, salah satu peserta asal Sungai Kemunyang, Kabupaten Limapuluh Kota, mengaku sangat diuntungkan dengan adanya acara ini.

“Kami sangat mengapresiasi perlombaan ini. Sebagai peternak, kami melihat sisi positifnya di mana kambing yang berprestasi bisa mendongkrak harga jual yang lebih menjanjikan di mata kolektor. Semoga Pemko Payakumbuh konsisten menggelar acara ini setiap tahun,” harap Al.

Lewat kesuksesan Walikota Cup 2026, Kota Payakumbuh sukses mempertegas posisinya sebagai barometer utama perkembangan industri dan seni peternakan kambing kontes di Sumatra Barat, ungkapnya di penutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *