Sumbar24jam.com|Pessel-Musyawarah Besar (Mubes) ke-12 Ikatan Mahasiswa Tapan (IMASTA) yang berlangsung di Gedung Iklas Beramal resmi berakhir dengan catatan sejarah baru. Untuk pertama kalinya (atau setelah sekian lama), kepemimpinan organisasi mahasiswa daerah tersebut kini dipercayakan kepada sosok perempuan, Wahyuni Afitri, merupakan Mahasiswa Hukum Universitas Andalas (Unand) yang terpilih secara aklamasi.(28/03/06)
Dalam pidato perdananya pasca ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih periode Tahun, 2026- 2028, Wahyuni Afitri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa IMASTA menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan mampu menjadi wadah aspirasi bagi seluruh mahasiswa asal Tapan.
“Terpilihnya perempuan sebagai pemimpin membuktikan bahwa IMASTA adalah organisasi yang inklusif dan menghargai kapasitas kepemimpinan tanpa memandang gender,” ujarnya.
Para demisioner dan tokoh senior IMASTA turut memberikan apresiasi tinggi atas jalannya Mubes yang berlangsung kondusif. Mereka berharap, di bawah nakhoda baru ini, IMASTA dapat terus menjaga marwah organisasi sebagai agen perubahan (agent of change) sekaligus mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa Tapan di berbagai daerah perantauan.(***)
![]()
