Limapuluh Kota,Sumbar24jam.com – Atas Perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melaksanakan tes urine secara serentak. Perintah tersebut dikeluarkan menyusul masih ditemukannya anggota Polri yang terlibat kasus narkoba.
Perintah pelaksanaan tes urine serentak itu disampaikan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Mabes Polri, Kamis kemarin (19/2/2026).
Dilansir beberapa media Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik, Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., memilih untuk melangkah di jalan yang terang, memastikan bahwa sebelum menertibkan masyarakat, rumah sendiri haruslah bersih tanpa noda.
Bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, AKBP Syaiful Wachid menjalani tes urine, Selasa (24/2/2026) di Mapolda Sumatera Barat, sebagai pembuktian nyata atas komitmen murni bebas dari jeratan narkotika.
Langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa kesucian institusi adalah harga mati yang tak bisa ditawar. Pelaksanaan tes urine ini menjadi bagian vital dari program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Di balik seragam cokelat yang melekat, terdapat tanggung jawab moral untuk menjadi teladan. Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid usai menjalani tes urine di Mapolda Sumbar. Dengan integritas yang setegar karang, pengawasan internal ini dipasang sebagai benteng pertama untuk menghalau bayang-bayang gelap narkotika yang mencoba menyusup.
<span;>AKBP Syaiful Wachid: Tes urine adalah bentuk keteladanan
Dalam kesempatan itu, AKBP Syaiful Wachid menegaskan bahwa untuk memerangi kegelapan di luar, seorang petugas harus memiliki lentera kejujuran di dalam dirinya.
“Tes urine ini adalah bentuk keteladanan kami. Polri harus menjadi cermin bagi masyarakat. Jika kita ingin serius memberantas narkoba, maka kita harus berdiri di koridor yang benar-benar bersih terlebih dahulu,” tegas Kapolres Syaiful Wachid dengan penuh keyakinan.
Semangat “pembersihan” ini dipastikan akan terus menyala. AKBP Syaiful Wachid berkomitmen untuk membawa napas integritas ini ke lingkungan Polres 50 Kota secara berkala. Langkah preventif ini dilakukan agar setiap personel tetap tegak lurus pada aturan dan tak goyah oleh godaan zat terlarang yang merusak masa depan. Melalui tindakan nyata ini, Polres 50 Kota optimis bahwa kepercayaan masyarakat akan semakin mengakar kuat.
“Dengan personel yang profesional dan bersih, sinergi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang sedang diperjuangkan,” pungkasnya.
![]()
