Limapuluh Kota, Sumbar24jam.com – Azladinanca Romeesa Farzana seorang bayi berusia 6 bulan buah hati pasangan Nanda Afriansyah (26) tahun dan ibu kandung Cahya Karmila (22) tahun asal Jorong Lubuak Limpato Nagari Tarantang Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat, saat ini tengah berjuang melawan kelainan jantung, tepatnya jantung bocor, Minggu (18/1/2026).
Sejak lahir, Azladinanca Romeesa Farzana
telah mengalami kondisi medis yang memerlukan penanganan serius. Kini bayi malang sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Adnan WD Kota Payakumbuh, namun kondisi keuangannya menghambat rencana rujukan ke rumah sakit di Padang serta menurut keterangan dokter RS Adnan WD menunggu berat badan bayi malang ini sekitar 10 kilogram untuk menjalani operasi yang sangat dibutuhkan. bayi malang ini merupakan anak ke dua dari pasangan keluarga malang tak mampu ini.
Keluarga kecil ini tengah menghadapi ujian berat, mengingat biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan putri mereka yang sebelumnya tampa BPJS sekitar 6.842.989 rupiah selama 4 hari perawatan diruang khusus anak di Rumah sakit, dan itupun pihak rumah sakit terkait telah membantu mengurangi tanggungan biaya yang keluarga hadapi saat ini.
Kepada awak media Sumbar24jam.com Ayah dari bayi malang ini menuturkan hanya bekerja sebagai buruh lepas serta pencari pinang jus dan hanya pas pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, sang ibu bernama Cahya Karmila yang merupakan seorang yang hanya ibu rumah tangga lagi berjuang untuk memberikan yang terbaik buat buah hatinya.
Informasi ini tersebar di media sosial, dimana disebutkan bayi malang kini membutuhkan biaya yang sangat besar untuk melunasi tanggungan sebelumnya yang diharapkan dapat membantu meringankan biaya yang dideritanya,” ucapnya dengan mata berkaca kaca.
Lebih lanjut keluarga menceritakan bahwa bayi malang tersebut pertama lahir hingga dia sakit, sang ibu melewati persalinan di RS Sukma bunda, dalam kondisi umur kandungan 9 bulan,secara operasi secar, pada tanggal 15 Juli 2025, awal pertama bayi dilahirkan.
“Alhamdulillah sehat walafiat,berat badan 3,1 kg, dari umur 0 bulan hingga bayi ini menyusui begitu kuat,” tutur sang ibu.
Lebih lanjut sang ibu menceritakan kondisi anak ASI yang Ia berikan ke buat buah hatinya tidak tersimpan di dalam perut nya, setiap dia dibutuhkan ASI sang ibu selalu dimuntahkan begitu seterusnya,tetapi sang bayi terlihat sangat periang,ceria,hanya saja pertumbuhan tubuhnya tidak teratur, pertumbuhan anak kami tidak pernah naik, hingga berat badan,” jawabnya lagi.
Singkat cerita disaat Azladinanca Romeesa Farzana berusia 6 bulan kurang 5 hari, sekitar tgl 8 Januari Ia mengalami demam biasa, disusul dengan flu,batuk berdahak. Tanggal 10 Januari demam nya semakin parah, jadi kami berinisiatif membawa anak kami berobat ke bidan terdekat serta hanya diberi obat demam dan batuk, setelah 2 hari berlalu sakitnya disusul dengan sesak napas yang semakin parah.
Melihat kondisi Azladinanca Romeesa Farzana semakin menurun akhirnya pada tanggal 12 Januari kami membawanya ke rumah sakit Sukma bunda lagi, namun pihak RS Sukma bunda menyampaikan kalau Rumah Sakit nya tidak memiliki cukup alat, pihak Rs Sukma Bunda menyarankan untuk dirujuk ke RS Adnan Wd karena sakit nya terlalu parah.
Sesampainya di RS Umum, bayi kami langsung ditangani pihak rumah sakit umum serta diberikan Oksigen dan Infus. Setelah dirawat 2 hari di RS umum,sesak nafas nya mulai pulih, namun setelah di periksa menggunakan alat USG sama dokter, Ia dinyatakan mempunyai penyakit jantung bocor ringan, yang harus di operasi serta ada 2 kebocoran di jantung yang anak kami derita. Dokter RS Adnan WD menyarankan Azladinanca Romeesa Farzana segera di operasi setelah berat badan bayi berkisar 10 kg serta dirujuk ke RS M. Jamil Padang secepatnya, “jawabnya dipenutup cerita bersama awak media.
Harapan keluarga Azladinanca Romeesa Farzana beserta perangkat Nagari
mengajak masyarakat para donatur dan dermawan yang berbaik hati untuk bisa memberikan dukungan melalui donasi buat salah satu warga kami ini, ” Imbuhnya
Donasi buat bayi malang ini dapat disalurkan melalui Nomor Rekening Bank BNI : 1658225656 atas nama / RIO PRAMANA PUTRA ( Staf Nagari Tarantang) Harau.
Untuk informasi lebih lanjut, konfirmasi donasi bantuan dapat menghubungi nomor WhatsApp 0852-6366-7733 dan ketua Comunity Rescue Minang Muda Peduli Luak 50 ( Arul) 082169711142.
Aktivis kemanusiaan menghimbau dan mengajak mari bersama-sama membantu keluarga kurang mampu ini serta harapan terbesarnya bisa pulih kembali dan dimudahkan segala urusan keluarga malang ini. Atas nama *Titiak Dari Ateh* mohon do’a kesembuhan dan sedikit meringankan beban keluarga dengan menyisihkan sedikit rejekinya melalui donasi ke rekening diatas. Semoga menjadi amal ibadah untuk kita semua dan berkah nantinya buat keluarga yang menerima Aamiin.
![]()
