Payakumbuh,Sumbar24jam.com – Patut diacungi jempol untuk program malam bina iman dan taqwa (mabit) yang dilaksanakan pengurus Masjid Musafir. Masjid Musafir sendiri baru diresmikan pemakaiannya pertengahan Desember, baru-baru ini.
Terlaksananya mabit yang diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa ini berkat kerjasama pengurus bersama Ormas Warga Padang Cinta Damai (WPCD) berkolaborasi dengan Pemko Payakumbuh, LKAAM Sumbar, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Payakumbuh, serta Balai Wartawan Luak Limopuluah.

Program salam Bintaq masjid Musafir, berlangsung 3 hari. Mulai tanggal 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi Sumatera Barat. Yakni Prof. Dr. H.Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati (Ketua LKAAM Sumbar), H. Hannan Putra, Lc., MA (Sekretaris Umum MUI Kota Payakumbuh), dan Wakil Pimpinan Pesantren ICBS Payakumbuh dan Ustadzah Zakiati Salma, MA yang juga Ketua Shofiyah Community.Tentunya kegiatan positif yang digelar Pengurus Masjid Musafir mendapatkan apresiasi dari Pemko Payakumbuh.
Dalam sambutannya Om Zet memberikan apresiasi kepada pengurus Masjid Musafir Payakumbuh yang telah menggagas kegiatan Salam Bimtaq sebagai kegiatan positif bagi umat muslim, khususnya bagi remaja, dan digelar jelang malam pergantian tahun baru.
“Sering kali para remaja mengisi pergantian tahun baru tersebut dengan kegiatan negatif,”sebutnya.
Wawako Elzadaswarman menyebut, kondisi saat ini sangat miris kita melihat pergaulan generasi muda kita yang sangat bebas dan bahkan tidak sedikit yang terjerumus kepada tindakan negatif yang dapat merusak noral dan masa depan mereka.
” Kita himbau kepada para generasi muda jangan buang kesempatan untuk belajar dan tingkatkan iman dan ketaqwaan. Teknologi tanpa iman dan ketaqwaan akan datang kehancuran. Tapi kalau iman bagus, masa depan akan berjalan dengan baik. Untuk itu ditekankan bahwa, keseimbangan keimanan dan ketaqwaan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan, ” ingat Om Zet

Hal senada, apresiasi juga disampaikan pimpinan DPRD Kota Payakumbuh.Ia menekankan pentingnya peningkatan ilmu pengetahuan, keimanan dan ketaqwaan untuk keseimbangan kehidupan.
Salam Bimtaq selain diwarnai dengan kajian agama atau tausiyah mengenai berbagai aspek keislaman, seperti aqidah, akhlak atau tafsir Al-Qur’an juga diisi dengan shalat malam, shalat sunnah taubat, tahajud, hajad dan witir yang dilakukan secara berjamaah.
Dari rangkaian kegiatan yang berlangsung di sepertiga malam terakhir itu kegiatan muhasabah yang bertujuan untuk mengintrospeksi diri atau perenungan atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, sepertinya benar-benar membuat peserta mabit hanyut untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Dipenghujung kegiatan, Pengurus Masjid Musafir Payakumbuh, H. Aldi Yunaldi, SH, MH yang juga Ketua Umum WPCD dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemko dan DPRD Kota Payakumbuh serta kepada pengurus dan anggota Ormas WPCD, Ketua LKAAM Sumbar, Ketua dan Pengurus BKPRMI Kota Payakumbuh, anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah yang telah mendukung kegiatan Salam Bimtaq yang pertama ini.
” Isnyaallah, kita akan lanjutkan kegiatan Salam Bimtaq ini pada kesempatan mendatang dengan lebih meriah dan akan menghadirkan nara sumber yang berkualitas untuk pembinaan generasi Z (Gen Zet) kita.” pungkas Aldi Yunaldi.
![]()
